Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

KRONOLOGI Sriwijaya Air Jatuh di Laut Kepulauan Seribu, Kesaksian Nelayan| Istri dan 3 Anak Korban

Kronologi awal pesawat Sriwijaya Air hilang kontak hingga ditemukan serpihan pesawat di perairan kepulauan Seribu, antar pulau laki dan pulau lancang

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
istimewa/Tribunnews
KRONOLOGI Sriwijaya Air Jatuh di Laut Kepulauan Seribu, Kesaksian Nelayan| Istri dan 3 Anak Korban. Keterangan: Pesawat Sriwijaya Air hilang kontak 11 nautical mile lepas pantai Jakarta saat menanjak dari ketinggian 11,000 feet menuju 13,000 feet pukul 07.40 UTC atau sekitar pukul 14.40. 

 TRIBUN-MEDAN.com - KRONOLOGI Sriwijaya Air Jatuh di Laut Kepulauan Seribu, Kesaksian Nelayan| Istri dan 3 Anak Korban.

Inilah Kronologi awal pesawat Sriwijaya Air hilang kontak hingga ditemukan serpihan pesawat di perairan kepulauan Seribu, di antara pulau laki dan pulau lancang.

AKHIRNYA Ditemukan Barang Diduga dari Pesawat Sriwijaya dan Celana | Daftar Nama Penumpang Sriwijaya
AKHIRNYA Ditemukan Barang Diduga dari Pesawat Sriwijaya dan Celana | Daftar Nama Penumpang Sriwijaya (Foto sreen shot youtube kompastv)

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan kronologi awal dan sebelum kecelakaan.

Baca juga: TANGIS Pilu Keluarga Penumpang Sriwijaya Air di Bandara, BASARNAS Temukan Celana Robek dan Serpihan

Menurut Budi Karya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak setelah empat menit lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Budi memaparkan, Sriwijaya Air SJ 182 lepas landas pukul 14.36 WIB dan dinyatakan hilang kontak pada 14.40 WIB hari ini.

"Bahwa telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB," kata Budi dalam konferensi pers dari Bandara Soetta, Sabtu (9/1/2021).

KONDISI Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Nelayan Melihat Benda Jatuh di Perairan Pulau Lancang. FOto: Tim SAR dan petugas gabungan menemukan benda diduga bagian serpihahan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh
KONDISI Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Nelayan Melihat Benda Jatuh di Perairan Pulau Lancang. FOto: Tim SAR dan petugas gabungan menemukan benda diduga bagian serpihahan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh (IST Basarnas via tribunnews)

Menurut catatan, pesawat sempat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki pada pukul 14.37 WIB.

Setelah itu, pesawat terpantau tidak sesuai dengan arah perjalanan.  

Selanjutnya, pesawat hilang dari radar.

"Karena itu ditanya ATC untuk melaporkan arah pesawat. Dalam hitungan second target SJY82 hilang dari radar," ujar Budi.

Baca juga: TANGIS Pilu Keluarga Penumpang Sriwijaya Air di Bandara, BASARNAS Temukan Celana Robek dan Serpihan

Budi menyatakan, saat ini pihak-pihak terkait telah berkoordinasi.

Ia mengatakan, upaya pencarian akan dimaksimalkan.

Menurut Budi, saat ini Basarnas telah mengerahkan kapal ke titik lokasi dugaan jatuhnya pesawat.

"Pukul 17.30 Bapak Presiden memberikan arahan untuk memasimalkan upaya pencarian dan tentu sudah dikerahkan Kapal Basarnas," ujar dia.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) sore.

Kabar hilang kontak pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dikabarkan oleh akun Twitter Flightradar24.

Akun centang biru itu mengabarkan Sriwijaya Air hilang kontak setelah 4 menit lepas landas dari Jakarta.

Berdasarkan catatan di situs flighradar24.com, pesawat terbang pukul 14.36 WIB dari Bandara Seokarno Hatta.

Seharusnya pesawat tiba di Bandara Supadio pukul 15.15 WIB.

Namun, hingga saat ini pesawat tak kunjung mendarat.

Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, pesawat ini membawa 59 penumpang.

Terdiri 53 penumpang dewasa, 5 anak dan 1 bayi.

Pesawat ini merupakan pesawat Boeing 737-524 dengan registrasi PK-CLCV.

Pesawat itu hilang kontak 11 nautical mile lepas pantai Jakarta saat menanjak dari ketinggian 11,000 feet menuju 13,000 feet pukul 07.40 UTC atau sekitar pukul 14.40.
Pesawat itu hilang kontak 11 nautical mile lepas pantai Jakarta saat menanjak dari ketinggian 11,000 feet menuju 13,000 feet pukul 07.40 UTC atau sekitar pukul 14.40. (istimewa)

Diduga Jatuh di sekitar Kepulauan Seribu

Juru bicara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), Adita Irawati membenarkan kabar hilang kontak Pesawat Sriwijaya Air

"Dipastikan lost contact," katanya.

Adita melanjutkan, berdasarkan informasi yang diterima pesawat tersebut kehilangan kontak di atas Kepulauan Seribu.

Disebut Bawa 59 Penumpang

Informasi yang diperoleh Tribunnews.com, pesawat ini membawa 59 penumpang.

Terdiri 53 penumpang dewasa, 5 anak dan 1 bayi.

Pesawat ini merupakan pesawat Boeing 737-524 dengan registrasi PK-CLCV.

Baca juga: UPDATE Sriwijaya Air Jatuh,Ditemukan Benda Diduga Serpihan Pesawat,Nelayan Lihat Benda Jatuh ke Laut

Pesawat itu hilang kontak 11 nautical mile lepas pantai Jakarta saat menanjak dari ketinggian 11,000 feet menuju 13,000 feet pukul 07.40 UTC atau sekitar pukul 14.40. 

Diduga Jatuh di sekitar Pulau Laki

Dikutip dari Kompas.com, Bupati Kepulauan Seribu, Djunaedi mengatakan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak itu diduga jatuh di sekitar Pulau Laki.

"Betul (di Pulau Laki)," ujar Djunaedi kepada Kompas.com, ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Djunaedi, ia menerima informasi dari pihak kelurahan setempat yang menyatakan seorang nelayan sempat melihat ledakan api. 

"Ya saya dapat informasi dari kelurahan dari nelayan bubu ada orang yang minta tolong, ada ledakan api di sekitar Pulau Laki," lanjutnya.

Kini, tim dari BASARNAS sedang menuju lokasi kejadian.

Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021).
Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021). (Flightradar24)

"BASARNAS sedang ke lokasi. Belum ada lagi informasi ke saya," tutupnya.

Maskapai Srwijaya Kumpulkan Informasi

Pihak Maskapai Sriwijaya Air masih mencari informasi mengenai penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu, (19/1/2021).

"Sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ 182 rute Jakarta - Pontianak," kata Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Theodora Erika kepada wartawan.

Baca juga: Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Diduga Hilang Kontak, Ini Kata Basarnas

Pihak managemen Sriwijaya Air menurut Theodora akan mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang valid.

"Management masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya," katanya.

Ditemukan Serpihan Barang

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kepulauan Seribu, Surachman melaporkan pihaknya menemukan sejumlah serpihan barang di laut Kepulauan Seribu.

Hal tersebut disampaikan langsung Surachman dalam program Breaking News KompasTV, Sabtu (9/1/2021).

"Untuk semantara kita dapatkan serpihan dari laut, seperti kabel potongan celana levis ukuran satu jengkal," katanya.

Surachman juga menyebut, berdasarkan informasi yang ia dapat dari nelayan, mereka melihat pesawat jatuh dan meledak di laut.

Baca juga: TANGIS Pilu Keluarga Penumpang Sriwijaya Air di Bandara, BASARNAS Temukan Celana Robek dan Serpihan

Saat ini Surachman dan pihak-pihak lain seperti Damkar dan Bhabinkamtibmas sedang berada di sekitar laut Kepulauan Seribu.

Tim ini menggunakan 4 kapal untuk menyisir lokasi.

UPDATE Sriwijaya Air Jatuh,Ditemukan Benda Diduga Serpihan Pesawat,Nelayan Lihat Benda Jatuh di Laut. Foto: Tim SAR/petugas gabungan menemukan benda yang diduga bagian serpihan pesawat yang jatuh di Pulau Lancang, Sabtu (9/1/2021).
UPDATE Sriwijaya Air Jatuh,Ditemukan Benda Diduga Serpihan Pesawat,Nelayan Lihat Benda Jatuh di Laut. Foto: Tim SAR/petugas gabungan menemukan benda yang diduga bagian serpihan pesawat yang jatuh di Pulau Lancang, Sabtu (9/1/2021). (istimewa BASARNAS via Tribunnews)

(*)

Baca juga: FOTO Penemuan Benda Diduga Bagian dari Sriwijaya Air yang Jatuh,Tercatat 59 Penumpang dan Crew Pilot

Nasib Istri dan Tiga Anak 

 Yaman Zai tak menyangka, rencana keluarganya berlibur ke Pontianak bakal menjadi bencana.

Pria asal Pulau Nias ini kehilangan kontak dengan empat keluarganya, yaitu satu istri dan tiga anaknya seiring dengan jatuhnya pesawawt Sriwijaya Air di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021)

Yaman Zai, sudah satu tahun tinggal di Pontianak ini terus menangis histeris setibanya di Bandara Supadio Pontianak.

Ia mengungkapkan bahwa istri dan ketiga anaknya merupakan penumpang di pesawat yang lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Saya itu bekerja setahun lebih di sini, mereka mau ke sini mau liburan," ungkapnya sembari menangis.

Bahkan, di katakannya, turut pula anaknya yang baru lahir beberapa bulan lalu pun ikut menjadi penumpang di pesawat yang belum di ketahui keberadaannya ini.

"Tadi terakhir kontak saya setengah 2 siang tadi, mereka sudah di bandara, maknanya saya tunggu tunggu, palingkan biasa satu jam sudah sampai, tapi ditunggu tidak datang, ditelpon tidak aktif,"katanya yang berasal dari Pulau Nias.

Sejumlah Keluarga Penumpang pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182, menangis histeris di Bandara Internasional Supadio saat mengetahui pesawat yang di tumpangi Keluarganya hilang kontak.

Dalam daftar manifest SJ182 yang beredar di media sosial memang ada yang bermarga Zai.

Yakni:

Mrs, ARNETA FAUZIA-FAO NUNTIUS ZAI

Miss, ZURISYA ZUAR ZAI

Miss, UMBU KRISTIN ZAI

Namun belum diketahui satu lagi anak Yaman Zai yang ikut dalam pesawat SJ 182 yang jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang Kepulauan Seribu. 

Eks Ketum PB HMI dan Istri

Selain itu beredar kabar Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2016-2018, Mulyadi P Tamsir dan istrinya Makhrufatul Yeti Srianingsih, ada di dalam pesawat SJ182 Sriwijaya Air yang hilang kontak siang tadi.

Ketua Badan Koordinasi HMI Kalimantan Barat, Fiqri Haqil Nur saat di hubungi belum bisa memastikan apakah itu adalah Mantan Ketua PB HMI yang juga putra daerah Kabupaten Sintang itu.

"Belum dapat informasi akuratnya, kabarnya si begitu. Mohon bantuannya juga untuk informasi lebih lanjut," ujarnya, Sabtu 9 Januari 2021.

Sementara itu, di beberapa WhatsApp grub HMI dan grup Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kalimantan Barat juga diramaikan dengan kabar tersebut.

"Kabarnya memang ada Ketum Mul di dalam pesawat, dan sudah coba di hubungi nomornya tidak aktif dan ceklis 1," kata salah satu alumni.

Tidak hanya itu, dikabarkan di dalam pesawat juga ada ibu mertua dari ketua Ketua Bapilu Partai Hanura itu, atas nama Khasanah.

"Katanya di dalam juga ada ibu mertua bang Mul, namanya Bu Khasanah" tuturnya.

Dalamdaftar manifest SJ182 yang beredar di media sosial memang ada nama

Mrs, MAKRUFATUL YETI SRIANINGSIH

Mr, MULYADI MULYADI.

Hingga berita ini diunggah belum bisa dipastikan apakah kedua nama ini merupakan Mulyadi P Tamsir dan istrinya Makhrufatul Yeti Srianingsih.

Ditemukan Serpihan Manusia

Tim pencari menemukan serpihan daging yang diduga adalah daging orang yang diperkirakan penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak tadi sore.

Kapal patroli Kementerian Perhubungan menemukan serpihan daging di lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Kapten kapal, Eko, mengatakan, awalnya ia mendapat laporan dari nelayan yang mendengar ledakan seperti suara petir.

Lalu pihaknya mengecek ke lokasi.

"Ada ditemuin serpihan-serpihan dari daging, mungkin tubuh dari manusia," kata Eko seperti dikutip dari TV One.

Selain itu, Eko mengaku melihat avtur atau bahan bakar pesawat di lokasi.

"Ada avtur dari dalam, kebetulan di situ kedalaman perairan 15-16 meter," kata dia.

Bupati Kepulauan Seribu Djunaedi mengatakan, pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak jatuh di sekitar Pulau Laki.

"Betul (di Pulau Laki)," ujar Djunaedi ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/1/2021).

Menurut Djunaedi, peristiwa terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Djunaedi menyatakan bahwa ia menerima informasi tersebut dari pihak kelurahan setempat.

Dari pihak kelurahan ia menerima informasi bahwa seorang nelayan bubu sempat melihat ledakan api dari peristiwa twrsebut, kemudian meminta tolong kepada warga sekitar.

Di media sosial beredar video dan foto penemuan serpihan oleh petugas Basarnas dan nelayan yang sedang berada di atas kapal, menyisir perairan.

Dalam keterangan video disebutkan bahwa temuan itu diduga adalah serpihan dari pesawat Sriwijaya Air yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak.

Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi terkait beredarnya video tersebut.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, mengungkapkan ia mendapatkan laporan dari nelayan di sekitar Pulau Lancang bahwa ada pesawat yang jatuh.

"Saya dapat dari WhatsApp, orang dari Kelurahan Lancang bilang mereka katanya lihat ada pesawat jatuh," jelas Junaedi ketika dihubungi wartawan, Sabtu (9/1/2021).

Sejumlah nelayan meminta bantuan setelah menyaksikan adanya pesawat yang jatuh di sekitar Pulau Laki.

"Informasi dari nelayan, mereka minta tolong karena ada pesawat jatuh di Pulau Laki, perbatasan Tidung-Lancang," ujar Junaedi.

Kabar pesawat Sriwijaya Air hilang kontak jadi viral di media sosial (medsos), Sabtu (9/1/2020).

Diketahui, maskapai Sriwijaya Air hilang kontak itu berkode SJY 182 dengan rute penerbangan Jakarta-Pontianak.

Terkait pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak hilang kontak dijelaskan jubir Kemenhub Adita Irawati dan Humas Basarnas Yusuf Latief.

Adita Irawati kepada wartawan membenarkan adanya pesawat hilang kontak yang diketahui maskapai Sriwijaya Air.

"Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta - Pontianak dengan call sign SJY 182," kata Adita.

Menurutnya, kontak terakhir pesawat tersebut dengan menara pengawas terjadi pada pukul 14.40 Wib.

Sejumlah pihak menurutnya saat ini sedang menginvestagasi kejadian tersebut.

"Saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan BASARNAS dan KNKT."

"Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain," ucapnya.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor register PKCLC dikabarkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.

(*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Pria Asal Nias Ini Menangis Histeris, Istri dan 3 Anaknya yang Merupakan Penumpang Sriwijaya SJ 182

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhub: Sriwijaya Air SJ 182 Hilang Kontak Setelah 4 Menit Lepas Landas" dan tribunnews.com

KRONOLOGI Sriwijaya Air Jatuh di Laut Kepulauan Seribu, Kesaksian Nelayan| Istri dan 3 Anak Korban

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved