Liga Inggris
Terkait Kasus Rasialisme Edinson Cavani, FA Sindir Man United Tak Ajarkan Pemain Bersosial Media
Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyalahkan Manchester United soal kasus rasialisme yang menimpa Edinson Cavani
TRIBUN-MEDAN.com - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyalahkan Manchester United soal kasus rasialisme yang menimpa Edinson Cavani.
Menurut FA, Manchester United tidak memberikan pendidikan atau pelatihan terkait konten media sosial kepada para pemainnya.
Terlebih lagi, akun media sosial milik mantan penyerang PSG telah diikuti oleh jutaan pengikut.
"Mengingat profil tinggi pemain, ketidakmampuannya untuk berbicara bahasa Inggris dan fakta bahwa ia telah mendekati delapan juta pengikut Instagram, komisi terkejut bahwa tidak ada 'pelatihan' yang secara khusus diberlakukan untuk pemain oleh klubnya," bunyi pernyataan resmi FA.
Namun, Manchester United mengaku telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan para pemainnya bertanggung jawab di media sosial.
Baca juga: Jelang AC Milan Vs Torino Liga Italia, Hakan Calhanoglu Terancam Tinggalkan Rossoneri
Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, harus tersandung masalah serius pada musim debutnya di Liga Inggris.
Cavani dituduh telah melakukan tindakan yang merujuk pada rasialisme melalui unggahan di akun media sosial pribadinya.
Cavani diketahui mengunggah kalimat "gracias negrito" untuk membalas komentar dari temannya usai menjadi pahlawan kemenangan Man United atas Southampton di Liga Inggrispada 29 November 2020.
Ucapan yang dikeluarkan pemain asal Uruguay itu sebenarnya merupakan hal yang biasa disampaikan di Amerika Latin.
Dalam konteks budaya Amerika Latin, kata 'negrito' bisa berarti banyak hal, baik orang berbadan kecil berkulit gelap, maupun orang berbadan kecil berambut hitam.
Baca juga: Piala FA Malam Ini Aston Villa Vs Liverpool, The Red Terpaksa Hadapi Tim U-23 karena COVID-19
Kalimat tersebut biasanya digunakan oleh orang Amerika Latin dengan tujuan keakraban kepada teman dan sahabat.
Akan tetapi, kalimat gracias negrito kurang pas diucapkan Cavani di konteks budaya Inggris yang menganggap arti kalimat tersebut sebagai 'terima kasih, orang negro'.
Akibat perbuatannya itu, Cavani dikenai sanksi larangan bermain dalam tiga laga di Liga Inggris, seperti yang dilansir dari Sky Sports.
Baca juga: RESMI, Manchester United Umumkan Amunisi Barunya Ahmad Diallo
Selain itu, Cavani juga terkena denda sebesar 100 ribu pounds atau setara dengan Rp1,89 miliar.
Dilansir dari Goal International, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sempat menerima kecaman.
Hal itu dikarenakan FA tidak mengikutsertakan konteks ucapan yang dikeluarkan oleh Cavani itu.
Alih-alih mencabut sanksi Cavani, FA justru menyalahkan Manchester United.
Artikel Ini Telah Tayang di BolaSport.com dengan Judul Soal Kasus Rasialisme Edinson Cavani, FA Salahkan Manchester United
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/edinson-cavani-dan-alex-telles.jpg)