Cantik dan Berprestasi, Relawan Bobby Nasution Ini Wakili Sumut di Ajang Nasional

Gadis yang akrab disapa Ayu ini baru saja mewakili Sumatera Utara dalam even nasional yakni Putri Hijab Indonesia 2020.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO
Rahayu Pratiwi 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Cantik, muda dan berprestasi, seperti itulah sedikit gambaran Rahayu Pratiwi.

Gadis yang akrab disapa Ayu ini baru saja mewakili Sumatera Utara dalam even nasional yakni Putri Hijab Indonesia 2020.

Tak hanya itu, Ayu yang berdomisili di Medan Tembung ini, diketahui sebagai Ketua Relawan Bobby Nasution Sang Idola (Bonsai).

Mewakili kaum muda, relawan Bonsai ini mendedikasikan dirinya kepada kaum milenial yang khususnya ada di Kota Medan. Apalagi kaum milenial yang ada di Medan Tembung.

Ayu menuturkan perjalanannya mengikuti ajang Putri Hijab secara garis besar, dari awal mewakili Kota Medan.

Kemudian menjadi pemenang Provinsi Sumut, dan berangkat di ajang Putri Hijab Nasional, bermula dari tekad.

"Di awal saya pernah bilang ke bang Bobby. Bang, ayo ciptakan dong beberapa peluang bagi milenial untuk bisa peka terhadap perkembangan di Kota Medan. Kemudian bang Bobby bilang gak akan pernah biarkan mahasiswa berprestasi, pelajar berprestasi atau milenial berprestasi, berjalan sendiri," ungkap Ayu mengulang percakapannya dengan Bobby Nasution.

Kemudian, Ayu mengatakan, ada kesempatan yang diadakan oleh Putri Hijab Nasional, tepatnya di Kota Medan.

"Dan alhamdulillah, saya pun kemudian mewakili Kota Medan di tingkat provinsi. Main di tingkat provinsi dengan kurang lebih 37 peserta, saya menjadi pemenang," katanya.

Kemudian, setelah menjadi pemenang tingkat provinsi, ia lantas mewakili Sumut dan bertolak ke Bandung untuk mengikuti ajang nasional tersebut.

Menurut Ayu, kadang begitu banyak milenial atau rakyatnya yang berprestasi namun berjuang sendiri. Pemerintah daerah cenderung membiarkan rakyatnya, milenial yang berprestasi yang punya potensi dan peluang berjalan sendiri.

"Bahkan saya sendiri nih yang mau ke Bandung, saya bingung harus ke mana. Saya sempat dioper ke gubernur, kemudian dioper lagi ke bawah, ke dinas dan dari dinas dioper lagi ke bawah. Dan ini hal yang membuat banyak orang pesimis, bagaimana Kota Medan akan maju kalau pemerintahnya aja gak peka terhadap prestasi yang ada sama rakyatnya," ujarnya.

Namun di tengah pesimistis ini, beber Ayu, Bobby hadir dan berkomitmen untuk tidak meninggalkan dan tidak membiarkan orang-orang berprestasi berjalan sendiri.

"Saya sudah rasakan itu, dan saya didukung penuh oleh bang Bobby untuk mewakili Kota Medan, untuk mewakili Provinsi Sumut ke ajang Putri Hijab Nasional di Kota Bandung. Saya disupport penuh baik moral dan materil," katanya.

Ia pun berharap, ke depannya pemerintah daerah lebih peka terhadap milenial.

"Dan dengan hadirnya bang Bobby mewakili milenial, saya juga berharap dari beliau dan dari kita untuk beliau, adalah perubahan yang luar biasa untuk wajah Kota Medan ke depan," tutupnya.

(yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved