8 Tahanan Polres Sergai Kabur

8 Tahanan Polres Sergai Kabur, Ini Penampakan Terali Besi RTP yang Berhasil Dipotong Tahanan

Selain fokus melakukan pengejaran terhadap delapan orang tahanan yang kabur, Polres Sergai juga fokus menyelidiki masuknya gergaji ke RTP

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
Istimewa
Penampakan terali besi bagian atas ruang tahanan Polres Sergai yang dipotong para tahanan yang kabur, Minggu (22/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Selain fokus melakukan pengejaran terhadap delapan orang tahanan yang kabur, Polres Serdangbedagai (Sergai) juga fokus menyelidiki masuknya gergaji ke ruang tahanan.

Gergaji itu diduga digunakan oleh tahanan untuk memotong terali besi bagian atap kamar mandi.

Hingga kini masih dicari tahu siapa orang yang memasukkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan.

"Dipotong dari atas (terali besi) pakai gergaji. Yang jelas motongnya itu mungkin sudah lama. Sedikit-sedikit dipotong mungkin, enggak mungkin bisa sekaligus itu," ucap seorang anggota polisi.

Saat ini kasus kaburnya delapan orang tahanan ini menjadi pembicaraan di lingkup internal Polres Sergai.

Banyak yang heran mengapa delapan tahanan berhasil kabur.

Tak sedikit pula yang menyebut lemahnya pengawasan di ruang tahanan. Sebelumnya, terjadi kasus penganiayaan yang dilakukan tahanan lain terhadap pelaku cabul beberapa waktu lalu yang kemudian berujung kematian.

SEORANG tukang memperbaiki plafon yang dijebol oleh tahanan di Mapolres Sergai, Minggu (22/11/2020).
SEORANG tukang memperbaiki plafon yang dijebol oleh tahanan di Mapolres Sergai, Minggu (22/11/2020). (TRIBUN MEDAN/HO)

Sejumlah dugaan mencuat perihal keberadaan gergaji tersebut. Banyak yang menduga gergaji itu diselundupkan lantaran selama ini banyak orang yang bebas keluar masuk untuk mengantarkan makanan.

Tidak hanya dari bagian kantin yang ada di dalam Polres, makanan dari kantin di luar Mapolres juga bisa masuk.

Foto-foto terali besi yang berhasil dipotong oleh tahanan yang kabur kini beredar di kalangan awak media.

Meski besi sel tahanan itu terlihat tebal, namun berhasil dipatahkan.

Diduga pelarian itu sudah direncanakan secara matang oleh para tahanan yang kabur tersebut.

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved