Kenang Legenda Parlin Siagian, Ketum SMeCK Hooligan: Dia Banyak Cerita Sejarah PSMS

Pentolan kelompok suporter PSMS SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir memiliki pengalaman dan kenangan tersendiri terhadap legenda PSMS, Parlin Siagian

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / HO
Prosesi Pemakaman mantan pesepakbola dan pelatih sepakbola yang juga legenda PSMS Medan, Parlin Siagian, Kamis (19/11/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pentolan kelompok suporter PSMS SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir memiliki pengalaman dan kenangan tersendiri terhadap legenda Ayam Kinantan, Parlin Siagian.

Lawren yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum SMeCK Hooligan ini menuturkan, semasa hidup, Parlin sering bercerita kepadanya dan kelompok SMeCK Hooligan bagiamana sejarah PSMS yang juga dijuluki 'The Killers' itu.

Terlebih saat PSMS berada pada masa jayanya di era Divisi Utama Perserikatan PSSI.

"Dia (Pak Parlin) banyak cerita sejarah PSMS Medan ini, saat beberapa tahun yang lalu. Parlin adalah legenda besar PSMS.

Dia dulu kawan bapak saya semasa hidup. Jadi sudah kenal lama. Anaknya Pak Parlin juga kawan main bola saya waktu kecil," ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Foto semasa hidup legenda PSMS Medan Parlin Siagian
Foto semasa hidup legenda PSMS Medan Parlin Siagian (TRIBUN MEDAN / HO)

Pria yang akrab disapa Pak Law ini mengatakan, salah satu keunikan almarhum Parlin semasa hidup adalah sosok yang sederhana dan memiliki karakter apa adanya.

Sebagai orang yang memberikan sebagian besar hidupnya bagi PSMS, Parlin diakui total saat diminta berkontribusi bagi PSMS.

Bahkan, Parlin selalu memberi masukan ataupun kritikan buat kelompok suporter SMeCK Hooligan.

Selain itu, Parlin yang pernah membawa PSMS juara divisi utama perserikatan PSSI dua kali sebagai pemain dan juga dua kali saat sebagai pelatih ini, tak segan memberi pandangan agar PSMS Medan bisa terus berjaya.

"Kami tahu bahwa beliau adalah sosok yang ceplas-ceplos saat berbicara atau memberi komentar ke siapa pun, tanpa mengenal siapa orang lawan bicaranya," turut Lawren.

Kepergian Parlin sang legenda PSMS, turut melahitkan duka bagi kelompok suporter.

Lawren pun menilai jasa-jasa Parlin harus selalu dikenang. Nama besarnya tak akan lekang ditelan zaman.

"Kami dari keluarga besar SMeCK Hooligan mengucapkan turut berdukacita atas kepergian salah satu Legenda pemain PSMS Medan yg kami cintai, tulang kami Parlin Siagian. Kami merasa kehilangan atas kepergian beliau karena kami tahu bahwa beliau memang sangat mencintai PSMS Medan," ungkapnya.

"Ikut serta mengantar ke tempat peristirahatan terakhir kemarin, adalah sebagai bentuk penghargaan buat Legenda kami Tulang Parlin Siagian dari SMeCK Hooligan, cuma itulah yang bisa kami berikan penghormatan terakhir buat beliau," pungkas Pak Law.

(Can/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved