Tengah Malam Ratusan Rumah di Bantaran Sungai Deli Terendam Banjir
Tampak di tempat lain warga sedang mengepel lantai untuk membersihkan lumpur-lumpur yang cukup tebal terbawa oleh sungai.
TRIBUN-MEDAN.com - Banjir luapan Sungai Deli sempat merendam ratusan rumah warga di Kelurahan Sei Mati kecamatan Medan Maimun pada Rabu (18/11/2020) pukul 10 malam.
Amatan Tribun Medan, Kamis (19/11/2020) pagi, banjir sudah mulai surut ke sungai dengan menyisakan lumpur yang kini sudah mulai dibersihkan warga di sekitar pekarangan rumah.
Berdasarkan informasi dari Sari, warga sekitar mengungkapkan bahwa banjir sempat mencapai ketinggian satu meter atau setinggi orang dewasa dan perlahan surut pukul 2 pagi.
"Tadi malam sampai sepaha juga, masuk airnya itu jam 10 malam, padahal tidak ada hujan. Kalau ini biasanya banjir kiriman, kan semalam ada banjir bandang dari atas jadi ini lumpur semua yang dibawa," ungkap Sari kepada Tribun Medan.
Tampak di tempat lain warga sedang mengepel lantai untuk membersihkan lumpur-lumpur yang cukup tebal terbawa oleh sungai.
Saat air mulai naik, Ersilawati yang tinggal tepat di pinggir sungai ini sedang menonton tv yang kemudian diberitahu anaknya jika air mulai masuk ke rumah.
"Lagi golek-golek nonton tv itu jam 10 malam, terus anak-anak bilang Mak air masuk ke rumah. Langsung saya bangkit dan selamatkan baju. Cepat kali airnya masuk gak kayak biasanya lama," ujarnya.
Selain itu, hingga pagi ini, seluruh rumah yang terdampak banjir kiriman mengalami mati air yang turut mengganggu aktivitas seperti mencuci ataupun keperluan lainnya.
"Ini seluruh rumah mati air karena lumpur ini ya yang masuk. Belum ada nyuci sama mau masak air pun susah, semogalah siang nanti bisa hidup lagi," pungkasnya.
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-bantaran-sungai-deli.jpg)