Keluarga Sugianto, Pemilik Investasi BMW Cash Mendadak Hilang
Rumah bagian dalam gelap dikarenakan lampu tak ada yang menyala. Namun dari pantauan Tribun-Medan.com, lampu salah satu kamar terlihat menyala.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Keluarga Sugianto alias Anto pemilik investasi Bintang Maha Wijaya (BMW) Cash, yang diduga melarikan uang para mitra, kini tak tampak di kediamannya.
Sebelumnya terlihat ibu dan beberapa orang keluarganya duduk di teras depan, dimana pada Jumat(13/11/2020) terdapat tiga sampai empat orang yang menemani ibu Suarti.
Namun, Sabtu(14/11/2020) dini hari tadi, tak terlihat ada kegiatan ataupun tanda-tanda orang dirumah tersebut.
Terlihat rumah bagian dalam gelap dikarenakan lampu tak ada yang menyala. Namun dari pantauan Tribun-Medan.com, lampu salah satu kamar terlihat menyala.
Ade, warga sekitar saat ditemui Tribun-Medan.com, menyatakan sempat melihat ibunya sebelum masa berkumpul.
"Tadi sore mamaknya masih nampak. Masihpun keluar, ini tiba-tiba gaada," kata Ade.
Namun, malam itu tak ada terlihat satu orangpun keluarga yang keluar dari rumah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, seorang korban yang dijumpai Tribun-medan.com, menjelaskan bagaimana kronologi Sugianto mengajak dirinya untuk ikut ke dalam investasi.
Dikatakannya, setiap transaksi harus menggunakan aplikasi yang bernama BMW Cash.
"Jadi, kami harus masuk dulu ke aplikasi ini. Nanti ada paket yang diambil, yang paling rendah itu 100 dollar yang artinya Rp 1,5 juta," ujarnya.
Ia mengatakan, setiap hari akan cair satu persen dari keuntungan.
"Lalu, dalam satu hari kami dijanjikan akan mendapatkan keuntungan 1 persen dari modal yang ditanam," katanya.
Lanjutnya, hal itu dilakukan dalam lima hari kerja.
"Dalam lima hari kerja itu ya. Jadi nanti tertera ada keuntungan yang kami dapat di aplikasi," jelasnya sembari menunjukan aplikasi BMW Cash.
Ia mengaku, keuntungan dapat ditarik seminggu hanya sekali, yang langsung ditransfer ke rekening mitra masing-masing.
"Seminggu sekali, jadi nanti masuk ke rekening masing-masing," ujarnya.
Ditanyakan Tribun-Medan.com, apakah sudah mendapatkan untung, dirinya mengaku belum dapat untung, dan baru dua kali menarik.
Diketahui, Sugianto alias Anto adalah pemilik sekaligus pengelola investasi Bintang Maha Wijaya (BMW) Cash di Dusun 7 Desa Punggulan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmedan.com, Sugianto membuka investasi sejenis mata uang asing.
Tengah malam tadi, Jumat (13/11/2020), warga mengepung sebuah rumah yang diyakini milik Sugianto alias Anto.
Namun, yang keluar dari rumah ternyata seorang ibu-ibu.
Warga meyakini bahwa wanita tersebut adalah ibu dari Sugianto alias Anto.
Warga yang sudah tersulut emosi karena merasa tertipu lantas membentak ibu paruh baya tersebut.
"Mana dia (Sugianto alias Anto)? Aku tau dia kalian sembunyikan," ucap warga yang berbaju hitam.
Merasa tersudut, sang ibu tadi pun menangis dan memberikan penjelasan.
"Gak tahu aku. Mana mungkin aku sembunyikan dia (Sugianto alias Anto )," ujar ibu itu sembari menangis.
Namun massa tak mempercayai ibu tersebut dan mengancam tidak akan pulang sebelum terduga keluar dari persembunyiannya.
"Gak mau tau aku. Gak akan pulang kami ini," timpal lelaki itu yang disambut beberapa orang lainnya dengan mengatakan "Setuju,".
Warga yang naik pitam langsung mengancam akan membakar rumah.
Dari amatan Tribunmedan.com, terlihat seorang yang menggunakan pakaian hitam itu, membawa dua buah botol yang berisikan bahan bakar jenis pertalite.
"Bakar....!!!" teriak masa yang mengepung rumah tersebut.
Mendengarkan teriak massa, pria tersebut menyiramkan bahan bakar tersebut ke depan pintu rumah ibu Anto.
Ibu yang duduk di kursi yang tepat di depan pintu pun histeris dan berteriak.
"Kubakar rumah ini kalau dia gak keluar," kata pria tersebut.
Namun ibu itu masih tetap bersikukuh dan mengatakan tidak mengetahui di mana keberadaan anaknya.
"Gak tahu," jawabnya sembari menangis.
Mendengarkan hal tersebut, pria itu kembali menyiramkan bensin yang berada di genggamannya.
Tak puas dengan rumah ibu Anto, pria itu kembali menyiram bensin rumah kakak korban yang bernama Lina.
"Lina, kau keluarkan adik kau itu. Jangan kau sembunyikan dia. Kubakar rumah kau ini," teriak pria itu sembari menggedor rumah Lina yang berada tepat di rumah ibu Anto.
Tak lama berselang, terlihat seorang wanita keluar dan mencoba menelepon seseorang yang diduga Anto.
"Gak ngangkat dia," ujar Lina.
"Gak mau tahu aku. Kalian sembunyikan dia," katanya.
Massa masih tetap mengancam tidak akan kembali sebelum Anto datang.
(cr2/TRIBUN-MEDAN.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/seorang-korban-mengintip-kedalam-rumah-ibu-suarti.jpg)