32 Hari Jelang Pilkada Kota Medan

Penanganan Narkoba, Akhyar Anggarkan 5 Miliar untuk Bentuk BNN Kota Medan

Akhyar Nasution mengatakan akan membentuk Badan Narkotika Nasional atau BNN Kota Medan yang sempat tertunda.

Tribun-Medan/Rechtin
DEBAT calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Hotel Grand Mercure Medan, Sabtu (7/11/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Debat perdana calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan memunculkan pertanyaan mengenai penanganan narkoba di Kota Medan.

Disampaikan moderator, masalah narkoba menjadi hal yang krusial di Kota Medan.

Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1 Akhyar Nasution mengatakan akan membentuk Badan Narkotika Nasional atau BNN Kota Medan yang sempat tertunda.

"Untuk penanganan narkoba, langkah pertama BNN Kota akan kita bentuk, sudah ada Gedung nya tahun 2021 akan direalisasikan. Kita sudah siapkan anggaran 5 miliar untuk itu," ujar Akhyar di sela debat perdana kandidat Pemimpin Kota Medan, Sabtu (7/11/2020).

Sementara dari segi pencegahan Akhyar mengatakan akan melanjutkan pemberian sanksi tanpa pandang bulu bagi ASN maupun honorer di jajaran Pemerintahan Kota Medan yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Baca juga: Debat Kandidat Pilkada Medan, Bobby Sebut Korupsi Sebabkan Infrastruktur di Medan Buruk

"Itu tadi dari segi struktural, sementara dari sisi pencegahan seluruh aparatur Kota Medan baik ASN maupun Honor itu dipecat tanpa ampunan apapun," katanya.

Sementara itu Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 1 Salman Alfarisi menuturkan bahwa perlunya pembinaan anak muda di Kota Medan untuk meminimalisir anak-anak muda Medan ya g terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Medan berkarakter merupakan visi kami yang utama. Untuk itu dari sisi pencegahan penyalahgunaan narkoba karakter anak-anak muda Kota Medan harus dibina untuk dekat dengan agama," ungkapnya.

Kemudian, jelas Salman pihaknya juga akan merangkul seluruh aktivis, organisasi masyarakat dan peran multipihak lainnya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Kita akan melibatkan berbagai pihak dalam melakukan pembinaan, pelatihan-pelatihan sehingga hal ini dapat dicegah sampai dari kampung-kampung. Aparat kepolisian juga benar-benar bekerja terutama di Kota Medan yang merupakan kota besar," pungkasnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved