Kesal Liga Bolak-balik Ditunda, Sekum PSMS: Mau Dibuat Sistem Apapun, Kantongi Dulu Izin Polri!
Penundaan yang telah dilakukan berkali-kali tanpa kejelasan dan kepastian tanggal bergulir telah membuat banyak pihak kesal dan jenuh.
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajemen PSMS Medan mendesak PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk berkoordinasi dan segera mendapatkan izin menggelar kompetisi liga 1 dan liga 2 dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Sekretaris Umum PSMS, Julius Raja mengatakan izin dari Polri saat ini adalah kunci penting penyelenggaraan kompetisi sepakbola liga Indonesia yang akhirnya diundur menjadi tahun 2021.
"Nah sekarang yang paling penting, tolong catat, apapun bentuknya kompetisi yang mau dibuat, mau dia buat sistem ini, sistem itu, kantongi dulu izinnya (dari Polri)," ujarnya, Minggu (1/11/2020).
Pria yang akrab dipanggil King ini menjelaskan, penundaan yang telah dilakukan berkali-kali tanpa kejelasan dan kepastian tanggal bergulir telah membuat banyak pihak kesal dan jenuh, terkhususnya manajemen dan suporter PSMS Medan.
Karena itu dikatakannya, PSSI dan PT LIB lebih baik mengurus izin terlebih dahulu dari Polri. Sebab, apapun yang dikerjakan PSSI, PT LIB dan klub peserta untuk persiapan liga, akan jadi sia-sia jika izin tak ada dari Polri.
Julius mencontohkan ketika untuk persiapan liga 2 musim 2020 PSMS telah jor-joran mengucurkan dana mendatangkan sejumlah amunisi berkelas.
Tak tanggung nama-nama besar seperti Paulo Sitanggang, Ferdinand Sinaga, Imanuel Wanggai turut didatangkan ke markas PSMS Kebun Bunga.
Bahkan Ayam Kinantan juga menggaet dua penggawa naturalisasi yakni OK John dan Silvio Escobar.
Namun semua itu justru sia-sia karena semua pemain itu tak bisa menunjukkan kelas dan skillnya berlaga di Stadion Teladan.
"Segeralah pegang izinnya itu. Semua kan sudah jenuh dengan segala hal yang disampaikan PSSI itu. Sebenarnya kalau kita mau jujur, ini sama seperti pembodohan, karena waktu dibilang tidak, harusnya ya sudah. Jangan lagi direncanakan November, tak ada itu, kan jadi macam akal-akalan saja untuk meredam. Ditunda sebulan meredam padahal izin gak ada," ungkapnya.
Maka dari itu sekali lagi Julius menekankan bahwa PSMS menginginkan agar PSSI bisa segera mendapatkan izin sebelum mengumumkan jadwal liga.
Selain itu PSSI juga harus sudah memutuskan tanggal kepastian liga bergulir. Langkah ini Penting agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.
"Mau kapan liga dilaksanakan, mau Februari, Maret, atau April, tapi pegang dulu izinnya itu. Nah sudah dapat, kan gitu. Kan ini kemarin kaitannya dengan Covid dan Pilkada. Kalau sudah pegang izin berarti sudah aman," pungkasnya.
(Can/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sekretaris-umum-sekum-psms-medan-julius-raja-sekretaris-umum-sekum-psms-medan-julius-raja.jpg)