PSMS Medan

Liga 2 Berpeluang Digelar, Pelatih PSMS Siap Jalankan Program Latihan, Berikut 3 Butir Kesepakatan

Sekum PSMS Medan Julius Raja mengatakan setelah ada keputusan liga dilanjutkan maka pelatih bisa tetap menjalankan program latihan.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Salomo Tarigan
istimewa
Sekretaris Umum PSMS Julius Raja bersama Dirut PT LIB Ahmad Lukita saat pertemuan di Jogjakarta , Selasa (13/10/2020) malam 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -

Sekretaris Umum PSMS Medan Julius Raja mengatakan setelah ada keputusan liga dilanjutkan maka pelatih bisa tetap menjalankan program latihan.

Seperti diketahui pada Managers Meeting yang berlangsung hari Selasa (13/10/2020), antara klub peserta liga bersama PT LIB dihasilkan kesepakatan bersama bahwa liga 1 dan liga 2 dijadwalkan akan bergulir mulai 1 November 2020. Meski pihak POLRI juga belum pasti memberikan ijin pelaksanaannya.

"Paling tidak karena pertemuan hari Selasa (13/10/2020), jadi hari Rabu (14/10/2020( sudah bisa tahu. Dan jika jadi digelar , pelatih lanjut bikin program," ujarnya.

Adapun Pertemuan bertajuk Extraordinary Club Meeting Liga 2- 2020 yang berlangsung di The Kasultanan 1 Royal Ambarukmo Hotel, Yogyakarta, memang akan turut menentukan apakah liga 2 jadi digelar atau tidak.

Sekretaris PSMS Julius Raja mengatakan Pertemuan tersebut menentukan nasib kompetisi.

Julius menjelaskan, Managers Meeting untuk Liga 2 antara klub-klub peserta bersama perwakilan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berlangsung mulai malam hari.

Sedangkan siangnya, akan lebih dahulu digelar Managers Meeting untuk membahas liga 1.

"Liga 1 duluan rapat mulau siang. Masuk liga 2 digelar malam mulai pukul 19.30 WIB," ujarnya.

Adapun diketahui Dari pertemuan bertajuk “Extraordinary Club Meeting” antara PT LIB dan para perwakilan klub sepakbola tersebut, semua perwakilan klub yang hadir intinya telah bersepakat agar kompetisi liga 1 dan Liga 2 tetap digulirkan.

Adapun dalam rapat itu dihasilkan tiga poin kesepakatan yakni:

Pertama, apresiasi dan ucapan terima kasih yang dilayangkan kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, yang mendukung percepatan pembangunan sepak bola nasional.

Kedua, tertulis bahwa klub sepakat kompetisi tahun 2020 dilanjutkan dengan tujuan untuk kepentingan timnas Indonesia ke depan , khususnya sebagai tuan rumah di Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Ketiga, tetap bergulirnya kompetisi juga demi kemajuan sektor ekonimi . Selain itu menjadi upaya agar terus menghidupkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Seluruh klub pun sepakat untuk melanjutkan kompetisi pada 1 November 2020.

Berikut butir-butir Kesepakatan Hasil Extraordinary Club Meeting 13 Oktober 2020:

1. Apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah dalam hal ini Bapak Presiden RI yang telah mendukung percepatan pembangunan persepakbolaan
nasional.

2. Klub sepakat kompetisi ini dilanjutkan dengan tujuan untuk kepentingan timnas ke depan agar bisa bersaing pada perhelatan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

3. Bergulirnya kompetisi lanjutan menghidupkan sektor ekonomi. Antara lain sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan akan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dalam penyebaran covid-19.

Pernyataan Sikap:
“Klub sepakat untuk dilanjutkannya kompetisi pada 1 November 2020 dengan semangat: Memajukan Sepak Bola Nasional".

Baca juga: SAH, Liga 1 Indonesia Resmi Digelar 1 November, Hasil Kesepakatan PSSI, PT LIB dan Perwakilan Klub

Baca juga: KABAR BLT Pekerja Terbaru dari Menaker Ida Fauziyah,Pencairan Subsidi Gaji Termin II Mulai Bulan Ini

(Can/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved