GTPP Covid-19 Sumut Lakukan Tes PCR Masif

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) aktif melakukan pendeteksian penderita Covid-19

TRI BUN MEDAN/Victory Arrival
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan 

TRIBUNMEDAN.ID, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) aktif melakukan pendeteksian penderita Covid-19, melalui pemeriksaan swab polymerase chain reactin (PCR) massal di beberapa kabupaten/kota sejak awal Agustus lalu. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus terutama mendeteksi penderita tanpa gejala (konfirmasi asimptomatik) yang berpotensi besar menyebarkan virus di tengah masyarakat.

Komitmen Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi untuk meningkatkan dan mempercepat proses tes swab PCR di Sumut juga langsung disampaikannya kepada pemerintah pusat agar dapat segera menambah laboratorium pemeriksa PCR Covid-19. Permohonan ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) Gubernur, kepala lembaga atau instansi negara dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (1/9).

Saat ini Sumut memiliki 11 laboratorium PCR, namun masih dibutuhkan tambahan untuk di beberapa daerah yang jauh agar dapat memiliki laboratorium PCR dan melakukan tes swab sendiri. “Karena Sumut ini ada 33 kabupaten/kota yang letaknya berjauhan, untuk itu kami mohon bantuan untuk bidang kesehatan khususnya lab-lab untuk melakukan pemeriksaan spesimen di daerah yang terjauh seperti di Nias, Pakpak atau Tapanuli,” ujar Gubernur.

Di tempat terpisah, Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19, Whiko Irwan menyebutkan PCR massal merupakan satu di antara program GTPP Covid-19 Sumut. Sasaran utamanya adalah daerah-daerah dengan angka kasus konfirmasi yang tinggi yakni Medan, Binjai dan Deliserdang, hal ini dilakukan lantaran ketiga daerah tersebut memberikan kontribusi angka kasus konfirmasi 73 persen untuk provinsi Sumut.

“Angka positively rate Sumut saat ini 16 persen. Artinya, setiap pemeriksaan 100 spesimen, 16 di antaranya mendapatkan hal positif. Semakin banyak sampel swab yang diperiksa, maka kemungkinan penambahan covid positif semakin besar,” ujar Whiko.

Berdasarkan data hingga Minggu (6/9), GTPP Covid-19 Sumut telah melakukan pemeriksaan terhadap 48.190 spesimen. Spesimen harian yang diambil pada tahap I masa pandemi rata-rata kurang dari 300/hari, saat ini terdapat peningkatan signifikan dimana pengolahan specimen rata-rata 800-1000/hari.

“Ini menunjukkan kinerja Gugus Tugas semakin masif dalam mendeteksi penderita covid di tengah masyarakat, pendeteksian ini penting sekali untuk memisahkan penderita dengan masyarakat dalam bentuk isolasi mandiri,” terang Whiko.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved