Cerita Seleb

Dewi Perssik Ungkap Alasannya Kenapa Belum Mau Mempunyai Anak dari Suaminya, Angga Wijaya

Penyanyi dangdut Dewi Perssik ditanya terkait keturunan bersama suaminya sang suami Angga Wijaya.

Editor: AbdiTumanggor
Instagram
Dewi Perssik dan Angga Wijaya 

TRIBUN-MEDAN.COM - Dewi Perssik ketika mendapat pertanyaan dari Raffi Ahmad dalam acara Okay Boss.

Penyanyi dangdut Dewi Perssik ditanya terkait keturunan bersama suaminya sang suami Angga Wijaya.

Memang Dewi Persik ingin mempunyai anak.

Namun, Dewi Perssik mengaku keinginannya tersebut masih terhalangan lantaran egonya dengan sang suami, Angga Wijaya.

Ia mengkhawatirkan ego tersebut nantinya berdampak kepada sang anak.

tribunnews
Angga Wijaya dan Dewi Perssik (Instagram Angga Wijaya)

“Kami berdua sangat ingin sekali ada baby di hidup kami, cuma kami berdua (saya dan Angga) ini menyadari sama-sama ego. Sama-sama ego, kasihan baby-nya kita masih sering ribut, mungkin butuh waktu,” kata Dewi Perssik dalam YouTube Trans7 Official dikutip Kompas.com, Jumat (11/9/2020).

Dewi berujar, masih membutuhkan waktu soal keinginannya itu. Yang terpenting secara mental, ia dan Angga harus siap terlebih dahulu.

“Secara mental kami berdua masih kekanak-kanakan, butuh waktu. Saya sih mau-mau saja,” tambah Dewi Perssik.

tribunnews
Keseruan Alwi dan Dewi Perssik (Capture/Youtube)

Sebelumnya, Dewi Perssik juga dikabarkan ingin mengangkat Alwi (11) si bocah viral sebagai anak. Namun, sayang hal itu belum dapat terwujud.

Keinginan Dewi Perssik menginginkan Alwi sebagai anak angkatnya lantaran sifat Alwi yang lugu. Belum lagi, Alwi juga pandai dalam bernyanyi.

“Satu karena anak itu (Alwi) lugu, suaranya bagus, memang anak yang berprestasi punya skill. Masalah rezeki tergantung dia ke depannya, kan cuma bisa mengarahkan saja,” ujar Dewi Perssik menambahkan.

Dewi Perssik gelontorkan dana yang besar untuk pendidikan Felice Gabriel, anaknya. 

Bahkan, ia merogoh kocek Rp 1 Miliar untuk dana pendidikan remaja berusia 12 tahun tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Dewi Perssik saat menjadi bintang tamu dalam acara Okay Boss yang berjudul “Cerita Dewi Perssik Tentang Ayahanda, Suami dan Anak”.

“Benar itu, Rp 1 miliar itu satu tahun. Jadi mereka ada tinggal di luar negeri juga beberapa bulan, udah termasuk. Jadi SMP-nya dua tahun,” kata Dewi Perssik dalam YouTube Trans7 Official dikutip Kompas.com, Jumat (11/9/2020).

Dewi mengakui bahwa segala sesuatu kebutuhan untuk anaknya sudah dipersiapkan.

Namun, Dewi Perssik menyebut bahwa pendidikan agama menjadi fokus utama untuk bekal anak kelak.

“Nomor satu anakku harus ke agama dulu, karena memang ingin mengedepankan agama dulu. Kalau sudah, otomotis dia hidup di mana saja,” tutur Dewi Perssik lagi.

Dewi mengatakan untuk pendidikan tinggi, dia hanya mengikuti keinginan anaknya.

“Kemudian SMA nya taruna, karena dia pengin sekolah polisi, akpol. Semuanya itu sudah aku siapkan atas kemauan anak. Tapi kalau untuk islamic, saya yang mau, minimal anakku ada pondasi agama dulu, untuk berhadapan dengan kecanggihan saat ini yang terjadi,” tambah Dewi Perssik.

 Merasa Ditipu Ratusan Juta

Penyanyi dangdut Dewi Perssik merasa ditipu ratusan juta oleh seorang pebisnis interior.

Dewi Perssik mengatakan hasil interior tersebut tidak sesuai dengan dana yang ia gelontorkan sampai ratusan juta.

Depe, panggilan akrab Dewi Perssik mengancam membawa ke jalur hukum bila pihak desain interior tersebut tidak ada itikad baik menyelesaikan masalah.

"Saya kasih tenggat waktu, selama itu belum diselesaikan ya mau tidak mau saya harus ke jalur hukum," ucap Dewi Perssik dikutip Kompas.com dari kanal YouTube STARPRO Indonesia, Kamis (10/9/2020).

Setelah membayar uang muka sebesar Rp 100 juta, Dewi Perssik kembali diminta uang dengan embel-embel untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Uang yang masuk adalah Rp 120 juta. Satu lagi, teman saya bagian YouTube dimintain duit Rp 15 juta dengan alasan membuat interior saya, seolah-olah saya enggak punya duit. Saya merasa dirugikan," tutur Dewi Perssik.

Sampai saat ini, Dewi Perssik belum menemukan titik terang terhadap masalah tersebut.

Oleh karenanya, pelantun tembang "Indah Pada Waktunya" itu berkonsultasi kepada pengacaranya.

"Sekarang ini akhirnya mereka saling lempar-lemparan, saya konsultasi lah ke lawyer saya yang tahu tentang hukum bang Sandi," ujarnya.

Setelah pengacaranya komunikasi dengan pihak desain interior, mereka mulai terbuka dan janji selesaikan masalah tersebut.

"Mereka bilang, mereka ada itikad baik dalam minggu-minggu ini. Ya kalau memang kalau minggu-minggu ada itikad baik ya monggo. Selesaikan," ucapnya.

"Tapi kalau tidak ada itikad baik ya sudah saya harus melaporkan kejadian ini supaya tidak ada korban selanjutnya," kata Dewi Perssik menambahkan.

Bukan hanya soal uang, Dewi Perssik ingin itikad baik dari pihak desain interior tersebut lantaran dirinya merasa dirugikan.

"Ya (pengin) diterusinlah (interior), saya masih punya hati. Saya bukan orang jahat, yang penting ada itikad baik, ada tanggung jawab saja. Enggak usah saling lempar ini itu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik merasa ditipu oleh seorang pebisnis interior.

Orang tersebut diperkenalkan oleh salah satu teman yang ia percayai.

Berniat ingin mendesain interior kamarnya, Dewi Perssik malah merasa dirugikan.

Kualitas furniture yang diterima tidak sebanding dengan dana yang dikeluarkannya sampai ratusan juta.

Padahal, Dewi Perssik dan orang tersebut telah menyepakati dan menandatangani di Rencana Anggaran Biaya (RAB).

https://youtu.be/xCCqJlxzemc.

Artikel ini sudah tayang di kompas.com dengan judul Biaya Pendidikan Anak Dewi Perssik Capai Rp 1 Miliar dan Ditipu Pebisnis Interior, Dewi Perssik Ancam Bawa ke Jalur Hukum

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved