Tanggulangi Covid-19, Alfamidi dan Dinas Pariwisata Kota Medan Terapkan Pola New Normal
Alfamidi Medan dan Dinas Pariwisata Kota Medan bersinergi menanggulangi Covid-19 dengan menerapkan sejumlah protokol kesehatan di era new normal.
TRIBUN-MEDAN.com - Alfamidi Medan dan Dinas Pariwisata Kota Medan bersinergi dalam penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Hal itu dinyatakan Manager Marketing Alfamidi Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suharyono, saat menjadi narasumber dalam acara Talk Show di I-Radio Medan, Kamis (10/9/2020).
Sebagai informasi, dalam acara tersebut, kedua nasumber juga memaparkan pola hidup dan gaya hidup di era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).
Agus menyampaikan, Dinas Pariwisata Kota Medan sudah membuat surat edaran untuk pelaku usaha dan perusahaan swasta, kedinasan maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di kota Medan mengenai panduan new normal.
"Usaha tidak boleh di tutup atau dihentikan oprerasionalnya karena akan berpengaruh kepada kondisi ekonomi. Kami hanya mengubah sedikit polanya saja," kata Agus.
Adapun perubahan pola yang dimaksud Agus, yakni mengatur jam operasional dan kapasitas kunjungan serta menyediakan tempat pencuci tangan, thermogun, handsanitizer sampai pada bilik disinfektan.
Lebih lanjut, menurut Agus, hal tersebut diberlakukan bukan hanya pada badan usaha saja, tetapi juga di perkantoran dengan disertai pengecekan secara berkala.
"Harapan kami, semua pelaku usaha dan perusahaan yang ada di Kota Medan peduli dan ikut serta dalam memerangi penyebaran Covid-19 ini," papar Agus.
Terkait hal itu, Rudi mengatakan, Alfamidi hingga saat ini turut peduli dan patuh terhadap peraturan yang sudah ditetapkan dalam upaya pencegahan Covid-19.
"Kami telah menyediakan wastafel, handsanitizer, pembatas kasir dan konsumen serta himbauan untuk menggunakan masker di semua gerai Alfamidi Kota Medan," kata Rudi seperti dalam keterangan tertulisnya.
Selain itu, Rudi menuturkan, Alfamidi juga melakukan pengecekan kesehatan bagi semua karyawan sebelum bekerja.
"Upaya tersebut diberlakukan pula di kantor cabang. Saat ini aktivitas rapat, pelatihan dan event atau acara kami tiadakan," imbuh Rudi.
Tak sampai di situ saja, Rudi mengungkapkan, Alfamidi juga menghimbau pengurangan penggunaan uang tunai untuk belanja dan sudah menyediakan fasilitas pembayaran digital serta program belanja dari rumah.
"Alfamidi ada program Midi Kring atau pesan antar. Jadi, konsumen cukup menyampaikan pesanan melalui telefon atau Whatsapp (WA) dengan nomor toko yang bisa dilihat di www.alfamidiku.com," jelasnya.
Rudi menambahkan, konsumen tidak dipungut biaya pengiriman saat menggunakan layanan tersebut atau free ongkir.
"Ada juga program Pick Up belanja dengan aplikasi Blibli.com. Jadi, konsumen bisa belanja dari aplikasi kemudian diambil ke toko Alfamidi yang diinginkan." tuturnya.
Menurut Rudi, dengan adanya layanan tersebut, konsumen hanya membutuhkan waktu 1 menit untuk proses berbelanja.
"Mari bersama sama bisa memerangi Covid-19 dimulai dari kesadaran diri sendiri, keluarga masyarakat, pemerintah dan semua pihak," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/talk-show-di-i-radio-meda.jpg)