Update Covid19 Sumut 7 September 2020
Kuota Penuh Setiap Hari, RS USU Gunakan Skala Prioritas Pendaftaran Tes Swab Online
Selama berjalan hampir satu bulan, jumlah harian yang mendaftar tes swab gratis di RS USU secara online melebihi kuota.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejak awal Agustus lalu, Rumah Sakit Universitas Sumatra Utara membuka pendaftaran swab tes secara online.
Pendaftaran ini terbuka baik untuk tenaga kesehatan ataupun masyarakat umum yang ingin melakukan pemeriksaan.
Kepala Laboratorium Rumah Sakit USU, dr Dewi Indah Sari Siregar M.Ked (Clinpath) SpPK menuturkan selama berjalan hampir satu bulan, jumlah harian yang mendaftar secara online melebihi kuota. Untuk itu, pihaknya melakukan sistem prioritas.
"Ya, jumlah yang mendaftar jauh lebih besar dari kapasitas harian sehingga harus diambil prioritas," kata Dewi, Senin (7/9/2020).
Pemberlakuan sistem prioritas inipun dirasakan oleh seorang warga yang tinggal di daerah Padang Bulan, Tiara.
Ia menuturkan sudah lebih dari satu minggu pendaftaran secara online yang dilakukannya tak mendapatkan panggilan.
"Iya kemarin sempat lewat satu minggu enggak dipanggil. Jadi saya ikut tes swab massal yang di Pendopo USU," katanya.
Pembukaan pendaftaran swab test secara online di RS USU ini dilakukan pada pukul 08.00 sampai 15.00 WIB pada hari Senin sampai Jumat.
Pendaftaran dilakukan melalui link https://forms.gle/XozVH8fvXPSWZNxe8.
Konfirmasi ulang kepada peserta swab test akan dikirim melalui kontak whatsapp personal yang terdaftar pada pukul 17.00 sampai 19.00 WIB.
Diterangkan Dewi, peserta yang mendaftar secara online akan mengisi beberapa pertanyaan. Kemudian akan dilakukan proses verifikasi data dan penentuan prioritas.
"Nantinya dari form tersebut kemudian dilakukan verifikasi data, penentuan prioritas berdasarkan indikasi dan kapasitas laboratorium. Kemudian pemohon yang sesuai akan dikabari melalui nomor kontak nya yang terdaftar," katanya.
Pasien yang melakukan pendaftaran online bisa datang langsung untuk pengambilan sampel ataupun secara drive thru.
"Pasien bisa datang langsung maupun drive thru. Hasil pemeriksaan akan dikirim ke pasien melalui nomor kontak yang terdaftar, ke dinas kesehatan propinsi dan gugus tugas nasional," ungkap Dewi.
Ia berharap pasien yang mengisikan data secara lengkap dan benar.
"Harapannya agar pendaftar secara online dapat mengisi data dengan lengkap dan sebenar-benarnya. Agar selama menunggu hasil dapat melakuakan karantina mandiri bila memang memiliki indikasi medis untuk swab," pungkasnya.
(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaksanaan-swab-tes-di-igd-rumah-sakit-usu-jumat-1772020.jpg)