Cerita Seleb
Potret Elon Musk (49) Terkaya Urutan ke-4 di Dunia, Beramal Salah Satu Cara Menghabiskan Uangnya
Elon Musk adalah sosok pria tajir yang baru-baru ini bertengger jadi orang terkaya keempat di dunia.
Sosok Elon Musk (49) orang terkaya ke-4 di dunia yang Memiliki 3 Kewarganegaraan Sekaligus. Berikut potret penampilannya bareng sang junior, hingga caranya menghabiskan pundi-pundi uang yang bejibun.
TRIBUN-MEDAN.com - Sosok Elon Musk (49) mungkin tak begitu akrab di telinga masyarakat Indonesia.
Ternyata, Elon Musk bukanlah sosok sembarangan.
Elon Musk adalah sosok pria tajir yang baru-baru ini bertengger jadi orang terkaya keempat di dunia.
Selama ini Elon Musk dikenal sebagai CEO Tesla, perusahaan mobil listrik sekaligus miliarder yang mencuri perhatian.
• Valentino Rossi Beberkan Kekayaannya Jelang MotoGP Styria, Pebalap Lain Jadi Minder
Posisi Elon Musk sebagai orang terkaya keempat di dunia disebabkan oleh kenaikan saham Tesla yang membuat kekayaannya naik secara signifikan.
Dikutip dari CNBC, Kamis (20/8/2020), saat ini kekayaan Musk yang juga CEO SpaceX serta pendiri The Boring Company berada di atas kekayaan pimpinan LVMH Bernard Arnault, serta sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan kekayaan CEO Facebook Mark Zuckerberg.
Lonjakan nilai kekayaan Musk cukup signifikan mengingat pada tahun 2019, dirinya masih berada pada posisi ke-46 orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionaires Index.
Lalu, bagaimana Musk mendapatkan serta menggunakan kekayaannya?
• Akhirnya Terungkap Alasan Kenapa Wanita Zaman Sekarang Lebih Banyak Jomblo, Ini Kata Pakar Jodoh!
Properti
Ketika ditanya soal kesibukannya di sela-sela pekerjaan, Musk cukup aktif di pasar properti atau real estate.
Sebelumnya, melalui akun Twitter-nya, Musk sempat mengatakan bakal menjual hampir seluruh harta fisiknya dan berencana untuk tidak memiliki rumah.
Beberapa properti yang dimiliki oleh miliarder tersebut dilaporkan sedang dipasarkan, termasuk perkebunan di Hillsborough, California.
Properti yang menampilkan rumah bergaya Mediterania yang dilengkapi dengan 10 kamar tidur tersebut dibangun pada tahun 1916.
Harga yang ditawarkan sekitar 35 juta dollar AS.
Pada bulan Mei, Musk dilaporkan juga telah menjual sebuah rumah mewah dengan tujuh kamar tidur di lingkungan Bel Air, Los Angeles, seharga 29 juta dollar AS kepada seorang miliarder teknologi asal China, CEO NetEase.com William Ding.
Berdasarkan perkiraan Wealth-X mengenai aset Musk, miliarder tersebut masih memiliki setidaknya empat properti di wilayah Los Angeles dengan nilai hampir 40 juta dollar AS.
• Akhir Hidup Ibu Anak 8, Ditemukan Tewas Disiksa Mantan Pacar Pakai Batu Paving, Polisi Sampai Ngeri!
Kegiatan amal
Pada tahun 2012, Musk bergabung dengan Warren Buffett dan Bill Gates dalam gerakan The Giving Pledge.
Dirinya berjanji akan turut serta berkontribusi untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan yang dia miliki sepanjang hidupnya.
Pada 2015, Musk menyumbangkan 10 juta dollar AS kekayaannya kepada Future of Life Institute, dengan tujuan mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang bisa bermanfaat untuk umat manusia.
Selain itu, pada 2016 Musk juga dilaporkan mendonasikan saham Tesla yang dia miliki, yakni sebesar 255 juta dollar AS untuk yayasannya, Musk Foundation.
Selain itu, pada 2018, Bloomberg juga sempat melaporkan Musk telah melakukan donasi senilai lebih 6 juta dollar AS untuk kelompok lingkungan Sierra Club.
• Ronald Koeman Berencana Boyong Tiga Pemain Timnas Belanda Ini ke Barcelona
Mobil
Tak mengejutkan, CEO dari perusahaan produsen mobil listrik itu juga memiliki beberapa kendaraan mewah.
Misanya saja, pada tahun 2013 dalam sebuah lelang Sotheby, Musk membayar setidaknya 1 juta dollar AS untuk mobil sport Lotus Esprit 1976 yang pernah digunakan dalam produksi film James Bond pada tahun 1977.
Musk juga dilaporkan memiliki Ford Model T tahun 1920 yang katanya hadiah dari seorang teman, serta Jaguar Series 1 1967 E-type Roadster.
Pada 2017, Musk mengatakan, dari semua kendaraan yang dia miliki, hanya dua mobil tersebut yang menggunakan bahan bakar bensin.
Meski sebelumnya, Musk juga memiliki BMW 320i 1978 dan McLaren F1.
Pada Juli 2019, Musk mengatakan di Twitter bahwa dirinya paling sering menggunakan sedan Tesla Model S Performance.
Miliarder itu juga terlihat mengendarai Cybertruck baru Tesla di sekitar California selatan.
• Libur Panjang, Volume Kendaraan Padat Menuju Parapat
Investasi
Musk pernah mengatakan, dirinya biasanya hanya menginvestasikan yang dia miliki di perusahaannya sendiri.
Pada 2018, Musk berkontribusi terhadap 90 persen dari 112,5 juta dollar AS saham perusahaannya, The Boring Company, berdasarkan laporan The New York Times.
Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Musk juga melakukan investasi dalam jumlah nominal yang dirahasiakan untuk beberapa perusahaan teknologi, seperti startup kecerdasan buatan DeepMind serta startup neuroteknologi NeuroVigil.
Selain itu, Wealth-X melaporkan, Musk juga memiliki 950.000 dollar AS opsi saham yang bisa dia eksekusi di Tesla, bersama dengan lebih dari 50 miliar dollar AS saham yang dia miliki.
Kepemilikan saham tersebut menyumbang lebih dari 76 persen terhadap total kekayaan bersihnya.
• Lama Hengkang dari TV, Ucok Baba Beberkan Kabar Ini, Kini Sibuk Urus dan Sudah Punya Jabatan Baru
Selain itu, kepemilikan saham Musk di Space-X, yakni sekitar 15,3 miliar dollar AS menyumbang hampir 23 persen dari total kekayaan bersihnya.
Musk juga diperkirakan memiliki sekitar 660 juta dollar AS uang segar dari gaji yang dia dapatkan sebelumnya, bonus, investasi, dividen, dan transaksi saham.
Musk sendiri terkenal tidak menerima gaji sebagai CEO Tesla.
Namun, pada bulan Mei, Musk mendapatkan bagian pertama dari paket pembayaran dengan insentif besar-besaran yang disetujui oleh pemegang saham Tesla pada tahun 2018.
Dengan demikian, Musk mendapat tambahan 1,7 juta saham Tesla yang bernilai lebih dari 700 juta dollar AS pada saat itu, tetapi sekarang bernilai lebih dari 3,2 miliar dollar AS berdasarkan harga saham perusahaan pada Selasa (18/8/2020) waktu setempat.
Profil singkat
Nama asalinya: Elon Reeve Musk.
Ia adalah tokoh bisnis, penemu, dan industrialis dari Amerika Serikat.
Ia merupakan pendiri dan CEO SpaceX.
Kekayaan bersih: 83,6 miliar USD (2020)
Lahir 28 Juni 1971 (usia 49 tahun), Pretoria, Afrika Selatan.
Istri: Justine Musk (k. 2000; c. 2008);
Talulah Riley (n. 2010–c. 2012; n. 2013–c. 2016);
Elon Musk memiliki 3 kewarganegaraan, yaitu warga negara: Afrika Selatan (1971 - sekarang); Kanada (1989 - sekarang); dan Amerika Serikat (2002 - sekarang).
Ia adalah CEO dan CTO SpaceX (Peneliti Antariksa) ; CEO dan arsitek produk Tesla Motors; Ketua SolarCity; Ketua OpenAI.
Anaknya 6 orang yaitu: X Æ A-Xii, Nevada Alexander Musk, Kai Musk, Griffin Musk, Xavier Musk, Saxon Musk. (GridPop.ID)
Terkait SpaceX yang Ingin Membuat Koloni di Planet Mars
Pada Sabtu (30/5/2020) lalu, dua astronot NASA meluncur ke stasiun ruang angkasa internasional (ISS) menggunakan kapsul Dragon yang diterbangkan roket Falcon 9 milik SpaceX.
Ini menjadi misi yang bersejarah, lantaran untuk pertama kalinya peluncuran astronot NASA dilakukan oleh perusahaan swasta.
Selain itu, ini menjadi pertama kalinya bagi AS untuk meluncurkan astronotnya ke ISS sejak pesawat ulang alik NASA dipensiunkan pada 2011 lalu.
Selama sembilan tahun terakhir, para astronot NASA yang pergi ke ISS selalu dikirim menggunakan roket Soyuz milik Rusia, tentunya dengan membeli 'kursi' di roket tersebut. ISS sendiri ditempati oleh astronot asal AS dan Rusia sejak tahun 2000.
SpaceX atau Space Exploration Technologies Corporation adalah perusahaan transportasi luar angkasa AS yang didirikan oleh Elon Musk, miliarder yang juga pemilik Tesla Inc. Musk membangun SpaceX pada tahun 2002 dengan mengembangkan roket Falcon 1, Falcon 9, dan Falcon Heavy.
Melansir laman resmi SpaceX, Minggu (31/5/2020), perusahaan mengembangkan roket Falcon untuk menjadi kendaraan peluncuran yang dapat dipakai berulang.

Sebelumnya, dalam misi penerbangan ke ruang angkasa roket yang digunakan hanya sekali pakai. Padahal roket mengambil sebagian besar biaya peluncuran ke ruang angkasa.
Biaya pembuatan roket hampir sama dengan pembuatan pesawat komersial. Sayangnya, roket selalu sekali pakai berbeda dengan pesawat yang bisa melakukan puluhan ribu penerbangan.
Mengikuti model komersial, SpaceX pun membuat roket Falcon menjadi kendaraan peluncuran ruang angkasa yang dapat digunakan kembali. Ini dapat mengurangi biaya perjalanan ke ruang angkasa hingga seratus kali lipat.
Jika sebagian besar roket dirancang untuk terbakar pada saat masuk kembali ke Bumi, tidak untuk roket SpaceX. Roket dirancang untuk tahan bakar dan mampu mendarat kembali di Bumi, sehingga roket bisa melakukan peluncuran kembali.
Sebenarnya, tujuan akhir dari SpaceX adalah untuk memungkinkan manusia hidup di planet lain. Saat ini, Planet Mars merupakan sasaran untuk bisa membangun permukiman permanen manusia di sana.
Space X merancang dan membangun roket maupun pesawat ruang angkasa di kantor pusatnya yang berlokasi di Hawthorne, California. Sementara uji coba mesin, struktur kendaraan, dan sistem lainnya dilakukan di fasilitas pengembangan roket seluas 4.000 hektar yang berlokasi di McGregor, Texas.
Peluncuran Roket Falcon
Pada September 2008 SpaceX mencatat sejarah, menjadi perusahaan swasta pertama yang berhasil mengirim roket berbahan bakar cair ke orbit Bumi.
Keberhasilan peluncuran roket Falcon 1 itu bukan langsung terjadi dengan mulus. Pertama kali Falcon 1 diluncurkan tahun 2006, namun dalam proses perjalanan mengalami kebocoran bahan bakar dan terjadi kebaran.
Peluncuran Falcon 1 kembali dilakukan pada Maret 2007 dan Agustus 2008, tapi lagi-lagi gagal mencapai orbit Bumi.
Seiring perkembangan, SpaceX kini memiliki Falcon 9, roket dengan mesin berjumlah sembilan yang sejak tahun 2010 digunakan untuk meluncurkan satelit.
Pada April 2012, Falcon 9 mencetak sejarah dengan mengirimkan muatan melalui kapsul Dragon ke dan dari ISS, menjadi satu-satunya roket buatan perusahaan komersial yang mencapai ISS.
Tak cukup disitu, pada Desember 2015, Falcon 9 mengirimkan 11 satelit komunikasi ke orbit, dan menjadi roket kelas orbit pertama yang dapat kembali ke Bumi.

Pada Maret 2019, perusahaan meluncurkan kapsul Crew Dragon dengan Falcon 9 yang membawa pasokan untuk kru ISS. Menariknya, misi ini juga mengangkut manekin yang dilengkapi dengan sensor ilmiah.
Ini sebagai uji coba yang tujuannya untuk memberikan tim SpaceX data penting terkait menempatkan manusia di kapsul Crew Dragon dalam perjalanan ke ISS.
Crew Dragon adalah penerus pesawat antariksa Dragon yang sebelumnya membawa pasokan barang ke ISS sejak 2012. Crew Dragon disebut bisa membawa hingga 7 anggota awak ke ISS.
SpaceX juga mengembangkan Falcon Heavy, roket operasional yang diklaim paling kuat di dunia. Lantaran, roket ini mampu membawa muatan besar di orbit dan digunakan untuk mendukung misi perjalanan ruang angkasa ke Bulan atau Mars.
Pada 7 Februari 2018, Falcon Heavy melakukan peluncuran pertamanya ke orbit, berhasil mendaratkan 2 dari 3 boosternya dan meluncurkan muatannya ke luar angkasa.
SpaceX pun secara teratur meluncurkan roket yang terbukti mampu melakukan penerbangan. Hingga akhirnya, meluncurkan kapsul Crew Dragon menggunakan Falcon 9 yang membawa dua astronot NASA ke ISS, dengan lepas landas dari Kennedy Space Center.(*)
Artikel ini telah tayang di Grid Pop dengan judul "Kelewat Tajir Melintir Sampai Jadi Orang Terkaya Keempat di Dunia, Miliarder Baru Ini Bocorkan Cara Uniknya Habiskan Pundi-pundi Uang yang Bejibun Jumlahnya" dan di Kompas.com berjudul: Mengenal SpaceX, Perusahaan Swasta Pertama yang Luncurkan Astronot ke Luar Angkasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/elon-musk.jpg)