KPU Sumut Siap Gelar Pilkada 2020
Kepala Daerah Jadi Sorotan Mendagri Tito Karnavian, Apresiasi Karo, Mandailing Natal Mengecewakan
"Kita beri tepuk tangan kepada Bupati Karo karena NPHD untuk KPU dan Bawaslu sudah 100 persen. Mejuah-juah,"
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN -
Cerita unik terjadi saat kedatangan Mendagri Tito Karnavian ke Sumatera Utara dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumut di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (3/7/2020).
Bekas Kapolri tersebut menyoroti kepala daerah di 23 kabupaten/kota di Sumut yang akan melaksanakan Pilkada.
Awalnya ia memberikan apresiasi kepada Kabupten Karo karena telah memberikan NHPD sebesar 100 persen kepada KPU dan Bawaslu.
"Kita beri tepuk tangan kepada Bupati Karo karena NPHD untuk KPU dan Bawaslu sudah 100 persen. Mejuah-juah," tegas Tito disambut berdirinya Bupati Karo dengan diiringi tepuk tangan audience.
Ia juga mengapresiasi Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dan Humbang Hasundutan.
"Yang lainnnya yang sudah teralisasi 100 perden KPUD dan aparatnya ada Labuha Batu Utara, makasih pak. Juga ada 100 persen ke Bawaslu dan 100 persen ke petugas keamanan tapi ke KPU masih 40 persen itu masih lumayan, ada Humbang Hasundutan," jelasnya.
Sementara ada daerah lainnya yang juga disoroti Tito yaitu karena dana yang cair terlebih dahulu kepada aparat keamanan.
"Ini KPUnya sementara 40 dan Bawaslu 40 persen tapi aparat keamanan 100 persen semua ini, yaitu kabupaten Asahan. Mirip dengan itu apakah Labuhan Batu Selatan. Nah ini nampaknya cinta kali sama kepolisian dan TNI, apa takut kali," cetusnya disambut gelak tawa.
Namun Tito sempat kecewa dengan angka presentasi oleh Kabupaten Mandaling Natal yang realisisasinya kepada KPU masih 10 persen dan kepada Bawaslu 20 persen.
Hingga akhirnya Tito meminta audience untik menyoraki perwakilan Sekda Madina yang hadir.
"Ini cukup memprihatinkan karena dananya enggak ada pertama Mandailing Natal, ini realisasi ke KPU 10,67 persen kemudian bawaslu 20 persen. Coba teman-teman sorakin huu dulu. Banyak wartawan loo ini," pungkasnya.
Ternyata kehadiran Menkopolhukam dan Mendagri ke Sumut terkait raport merah Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang belum disalurkan ke KPUD dan Bawaslu di 23 Kabupaten/kota.
Hal ini dikatakan Mendagri Tito Karnavian saat menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumut di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (3/7/2020).
Sebelumnya, Tito menyebutkan bahwa Sumut masuk dalam zona merah bersama dengan Papua dalam data NPHD kepada KPUD dan Bawaslu daerah.
Tito menjelaskan bahwa dana hibah adalah urat nadi untuk KPUD dan Bawaslu Daerah untuk mulai bekerja melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.
Namun, setelah selang 5 hari berlalu, Gubernur Edy Rahmayadi berhasil meyakinkan seluruh Bupati/Walikota di 23 Daerah untuk memberikan NPHD ke KPUD dan Bawaslu Daerah.
"Dari data NPHD kepada KPUD dan Bawaslu Daerah sudah ada mencapai 100 persen namun ada juga ada yang baru separoh dan ada juga yang masih kecil yaitu Mandaling Natal dan Samosir. Kita tadi sudah dengar dari Bupatinya tanggal 7 Juli sudah dilunasi, tinggal masalah internal di Bawaslu Samosir," tuturnya.
Ia juga menyebutkan bahwa saat ini anggaran baik dari APBN sudah mulai terealisasi dalam tahap yang pertama.
"Kemudian dari APBN sudah dikerahkan atau ditransfer sebanyak 990 miliar kepada dan KPUD dan Bawaslu 157 miliar sudah sampai di KPUD Kabupaten/kota dan yang sudah dibagi oleh KPU dan Bawaslu pusat," tutur Tito.
Tito menyebutkan anggaran ini dapat segera dieksekusi agar KPU bisa bekerja di 15 Juli 2020 ini untuk pemuktahiran data pemilih.
"Artinya anggaran dari daerah sebagian sudah masuk 100 persen dan dari APBN tahap pertama di Wilayah Sumut sudah masuk. Tinggal sisa realiasi anggaran paling lambat minggu depan sudah dicairkan kepada KPU dan Bawaslu karena 15 Juli 2020 sudah mulai pemuktahiran data pemilih," ungkapnya.
Tito menyebutkan bahwa dengan partisipasi aktif dari KPU, Bawaslu dan pemerintahan, pelaksanaan Pilkada di 23 kabupaten/kota di Sumut dapat terealisasi dengan baik.
"Rapat koordinasi dalam rangka Pilkada 23 kabupaten/kota se-Sumut, kita sudah dengarkan bahwa Ketua KPUD Sumut bahwa semua siap untuk melaksanakan.
Bahkan Bapak Gubernur sudah memberikan hibah tanah dan kantor untuk KPUD Provinsi unuk mendukung proses demokrasi. Kami disini Bapak Menkopolhukam, saya Mendagri dan Ketua Komisi II DPR RI yakin Pilkada di Sumut dapat berhasil," tuturnya.
• Edy Rahmayadi Terkejut Ditelepon Mendagri Tito Karnavian Malam-malam, Saya Akan Datang ke Medan . .
• Nama-nama 4 Pejabat Baru Dilantik Akhyar Nasution, Kepala Dinas (Eselon II) di Pemko Medan
(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mendagri-tito-karnavian-memberi-keterangan-pers-terkait-rapat-koordinasi-kesiapan-pilkada.jpg)