Sebaran Kasus Baru Positif Covid-19 di Sumut Hari Ini, Siantar Terbanyak Disusul Kota Medan

Angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara masih terus bertambah.

Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Juang Naibaho
screen shoot YouTube Humas Sumut/victory/tri bun medan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Angka pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Sumatera Utara masih terus bertambah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan menginformasikan ada tambahan sebanyak 13 kasus positif baru pada hari Minggu (21/6/2020).

Sehari sebelumnya dr Whiko bahkan menginformasikan ada tambahan 58 pasien baru yang dinyatakan positif covid-19 di Sumut.

Whiko memaparkan, dari 13 kasus covid-19 baru yang bertambah hari ini didominasi kota Medan dan Pematangsiantar.

Tercatat Kota Medan menyumbang 4 pasien baru covid positif sedangkan di Siantar ada tambahan 5 pasien baru.

Selain itu, pasien positif baru juga berasal dari Binjai dan Batubara.

"Penambahan covid positif hari Minggu 21 Juni dari Kota Medan 4 orang, Pematangsiantar sebanyak 5 orang. Sedangkan dari Binjai, Deliserdang, Simalungun, Batubara masing-masing ada tambahan pasien positif covid-19 sebanyak 1 orang," ujarnya, Minggu malam.

REKOR BARU, Sehari Angka Positif Covid-19 di Sumut Bertambah 94 Kasus, Total Tembus 862 Orang

Polisi Ikut Cari Makhluk Misterius Pengisap Darah Ternak, Bupati Taput Bikin Sayembara Rp 10 Juta

AKHIRNYA Bayi Tanpa Anus Dirujuk ke RS Adam Malik, Bupati Simalungun Tanggung Seluruh Biaya

Selain tambahan kasus positif covid-19, terjadi juga peningkatan pasien yang berhasil sembuh.

Tercatat ada tambahan 4 pasien yang sudah dinyatakan sembuh per hari Minggu.

"Pasien covid yang sembuh dari Medan ada 4 orang. Total saat ini pasien sembuh ada 258 orang," tulisnya.

Lebih lanjut dr Whiko mengatakan, GTPP covid-19 Sumut turut mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih pada instansi maupun masyarakat serta pelaku usaha yang telah menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Menurutnya peran serta semua pihak telah memberikan kontribusi yang besar dalam mengendalikan dan memutus rantai penularan covid di Sumut. Namun dia tetap mengimbau agar warga lain yang belum disiplin agar juga turut menjaankan protokol kesehatan.

"Dengan menjalankan protokola kesehatan tidak saja menjaga diri kita tetapi juga menjaga dan melindungi keselamatan keluarga kita di rumah dari covid-19. Marilah kita sama-sama berjuang memutus mata rantai covid-19 untuk menjaga warha Sumut yang sehat tetap sehat tanpa corona," katanya.

Penyebaran Corona di Sumut

Sementara itu, jumlah pasien positif terjangkit Corona virus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Sumatera Utara kembali melonjak hari ini, Minggu (21/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan menginformasikan bahwa ada pertambahan 13 pasien yang dinyatakan positif mengidap covid-19 dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Dengan penambahan itu, maka total pasien yang terkonfirmasi positif mengidap covid-19 hingga saat ini sudah mencapai jumlah 1.095 dari sebelumnya 1.082 orang.

"Update data Covid-19 yang direkap Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, tanggal 21 Juni 2020, covid-19 positif Metode PCR sebanyak 1.095 orang, ODP 882 orang," ujarnya Minggu sore.

Selain penambahan jumlah pasien positif covid-19, dr Whiko juga menginformasikan bahwa ada peningkatan jumlah korban meninggal dunia dan pasien sembuh.

Tercatat ada penambahan 2 pasien covid positif yang meninggal dunia dari sebelummya 69 orang.

"PDP 191 penderita, korban meninggal 71 orang, pasien sembuh 258 orang," sebutnya.

Mayor Whiko sebelumnya mengatakan tidak sedikit upaya masyarakat dan tim GTPP covid-19 Sumut untuk menangani wabah virus Corona tersebut.

Namun hingga saat ini virus yang telah menghantam ratusan negara di dunia itu masih belum hilang dan masih terjadi penularan di Sumut.

Selain itu perkembangan data setiap harinya yang masih menunjukkan tren peningkatan memberikan gambaran bagi kita semua bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik.

Masih terlihat banyak warga masyarakat yang tidak melaksanakan protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, tidak menjaga jarak dan menghindari keramaian.

"Dari data di atas menunjukkan penyebaran dan penularan covid-19 sampai saat ini masih berlangsung di wilayah Sumut. Peningkatan angka covid yang didapatkan karena GTPP Sumut sedang gencar melakukan pemeriksaan rapid test maupun PCR, cakupan pemeriksaan juga semakin luas dan tinggi. Sehingga banyak penderita baru yang terdeteksi," kata Whiko.

Selain Borong 33 Jet Tempur Baru, India Borong Senjata & Amunisi, Siap Baku Tembak dengan China

Bertambah 862 Pasien Se-Indonesia

Hingga Minggu (21/6/2020) sore ini, total kasus Covid-19 di Tanah Air menjadi 45.891.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona Achmad Yurianto mengatakan, per hari ini tercatat penambahan 862 pasien.

Data penambahan itu tercatat dalam 24 jam terakhir sejak Sabtu (20/6/2020) pukul 12.00 WIB dari pemeriksaan 18.229 spesimen.

Adapun, total spesimen yang sudah diperiksa sebanyak 639.385.

"Dari pemeriksaan itu, terkonfirmasi 862 kasus baru sehingga total menjadi 45.891 kasus," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu sore.

Penambahan terbanyak tercatat di DKI Jakarta sebanyak 142 kasus, lalu Sulawesi Selatan 112 kasus, Jawa Tengah 99 kasus, dan Kalimantan Selatan 94 kasus.

Yuri juga mengatakan, dalam periode yang sama terdapat penambahan 521 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Penambahan tersebut membuat total pasien Covid-19 sembuh hingga sampai hari ini sebanyak 18.404 orang.

Namun, pemerintah juga menyampaikan kabar duka dengan adanya penambahan 36 pasien yang meninggal dunia setelah mengidap Covid-19.

"Sehingga total menjadi 2.465 kasus meninggal," kata Yurianto. Sementara itu jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 56.436 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 13.225.

(Can/Tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved