Tren Bersepeda Jelang New Normal
BERITA FOTO Di Tengah Wabah Virus Corona, Pembeli Sepeda di Medan Malah Meningkat
"Karena lagi banyak yang pakai kan, jadi sejak beberapa bulan yang lalu gitu sudah pengin beli sepeda lipat. Tapi baru kesampaian sekarang," ujarnya s
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah pertokoan yang berada di Jalan Pandu Medan, yang menjual aneka sepeda diserbu pembeli.
Amatan Tribun Medan beberapa pembeli tampak tengah melakukan proses tawar menawar.
Ada yang sedang menunggu proses packing sepeda yang dibeli dan merakit sepeda.
Beberapa lainnya tengah menunggu kenderaan yang akan membawa sepeda ke rumah.
Lisa, satu di antara pembeli yang tengah menunggu kenderaan jemputan untuk membawa pulang sepeda lipat yang baru saja ia beli.
Perempuan berkacamata ini mengaku membeli sepeda lipat merupakan keinginan nya sejak lama, namun baru bisa tercapai hari ini.
"Karena lagi banyak yang pakai kan, jadi sejak beberapa bulan yang lalu gitu sudah pengin beli sepeda lipat. Tapi baru kesampaian sekarang," ujarnya saat ditanyai Tribun Medan, Senin.
Lisa juga mengaku tidak menyangka jika situasi toko tempat menjual sepeda tampak ramai.
Alasan lainnya datang dari RN, seorang karyawan swasta yang mengaku memiliki hobi bersepeda sejak lama.
Namun karena kesibukan pekerjaan ia sudah bertahun-tahun tidak lagi bersepeda.
"Sebenarnya memang sudah hoby sih, cuma kadang malas, apalagi jadwal kerja kan padat. Cuma karena sekarang setiap keluar rumah itu jumpa orang-orang yang naik sepeda rasanya jadi pengin lagi dan timbul semangat lagi," katanya.
RN mengaku, alasan dirinya membeli sepeda adalah juga untuk melakukan olah raga yang bisa mengurangi rasa bosannya.
Pandemi virus corona yang tengah melanda kini menjadi beban tersendiri baginya jika tidak melakukan olahraga.
Terpisah, Melda dari pihak Toko Sahabat, satu dari beberapa Toko di Jalan Pandu Medan mengakui peningkatan pembelian sejak satu bulan lalu.
Pembeli yang datang rata-rata adalah usia produktif yakni sekitar 16-35 tahun.
"Memang ada peningkatan penjualan sejak satu bulan terakhir. Yang banyak datang pasti orang dewasa yah, kalaupun dia beli untuk anak-anak yang datang abang atau orang tuanya," kata Melda.
Diterangkannya, sepeda yang paling banyak dibeli adalah sepeda lipat dan sepeda gunung.
Tapi dari keduanya, sepeda lipat menempati urutan yang paling diminati pembeli.(sky/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/omzet-penjualan-sepeda-meningkat-2.jpg)