Polisi Buru 5 Orang Lagi Pelaku Pengeroyokan Markus yang Tewas di Warung Tuak

Kasus pengeroyokan di warung tuak berujung kematian Markus Flantanius Surbakti (40) terus didalami oleh pihak kepolisian.

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
HO/tri bun medan
Polisi mengevakuasi jasad korban yang sudah tewas di depan warung tuak di Desa Sidodadi Kecamatan Biru-Biru Deliserdang Jumat, (5/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus pengeroyokan di warung tuak berujung kematian Markus Flantanius Surbakti (40) di Desa Sidodadi Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang, terus didalami oleh pihak kepolisian.

Informasi terbaru ada tujuh orang pelaku yang terlibat dalam kasus ini.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kasatreskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus.

"Pelaku ada tujuh orang. Dua sudah kita amankan, dan lima orang lagi sedang kita kejar," ujar Firdaus, Jumat (5/6/2020).

Hingga saat ini pihak kepolisian pun masih mendalami kasus ini.

Informasi yang dikumpulkan, dua orang tersangka saat ini sudah diamankan.

Keduanya yakni Alvian Barus (28) dan Samuel Purba (34) yang merupakan warga Desa Batu Gemuk, Kecamatan Namorambe, Deliserdang.

Sementara itu Kepala Desa Sidodadi, Rusli menyebut tidak mengetahui secara pasti kejadian ini.

Ia cuma tahu peristiwa berdarah itu terjadi pada dini hari. Rusli sendiri baru mendapat kabar sekira pukul 06.00 WIB.

"Saya dini hari itu tidak ada dapat kabar. Pagi saya dapat kabar jasadnya sudah dibawa ke rumah sakit. Katanya sih gara-gara cewek cuma tidak tahu juga kita pastinya bagaimana," kata Rusli.

Ia menyebut pelaku dan korban bukanlah warga Desa Sidodadi.

Mereka cuma pengunjung warung tuak di desa tersebut.

REKOR Tertinggi Sehari 49 Kasus Positif Covid-19 di Sumut, Pasien Meninggal 3 Orang

Paras Cantik Ibu Mertua Momo Geisha, Awet Muda, Pengusaha Furniture Besar dan Keluarga Terpandang

Ini Skema Terbaru PLN Bagi Pelanggan yang Mengalami Lonjakan Tagihan

Diberitakan sebelumnya, Markus Flantanius Surbakti (40) warga Desa Ajibaho, Kecamatan Biru-Biru, tewas dikeroyok di warung tuak di Desa Sidodadi.

Korban tewas dibunuh oleh sesama pengunjung warung lantaran cemburu.

Sebelumnya, pacar korban duduk bersebelahan dengan pelaku di warung tuak tersebut.

Kasus ini dilaporkan oleh Semar Walpiu yang merupakan adik kandung korban.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus menjelaskan sebelum korban ditemukan tewas, terlebih dahulu terjadi perkelahian sekira pukul 02.00 WIB.

Tidak lama setelah kejadian, dua orang pelaku Alvian Barus (28) dan Samuel Purba (34) yang sama-sama merupakan warga Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe berhasil diringkus polisi.

Saat ini polisi sudah mengamankan beragam barang bukti berupa satu pucuk parang dan lima batang broti ukuran 1 meter.

"Motifnya korban cemburu karena pacar nya duduk bersama dengan pelaku di lapo tuak itu. Kita sudah lakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk pelayan dan pemilik lapo tuak," ucap Muhammad Firdaus.

Ia menjelaskan pihak kepolisian baru menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat petugas datang, korban sudah tergeletak di halaman warung tuak dengan posisi telentang.

Istana Maimun Dibuka 7 Juni, Ini Protokol Kesehatan Yang Harus Dipatuhi Pengunjung Wisatawan

LAGI, Lion Air Group Hentikan Sementara Penerbangan Mulai 5 Juni 2020, Ini Alasannya

Ketika itu korban sudah tampak mengalami luka koyak di bagian kepala dan sudah meninggal dunia.

Selanjutnya pihak kepolisian pun langsung melakukan pulbaket dan meminta keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

"Berdasarkan keterangan saksi saat itu korban cemburu sama pacarnya yang menjadi pelayan. Korban sempat mendatangi dan menariknya keluar dari lapo tuak dan tidak lama berbincang-bincang korban langsung meninggalkan warung.

Tidak diketahui ke mana saat itu dan berselang sekitar 30 menit kemudian korban datang dan masuk kembali ke lapo tuak tersebut dan mendatangi tersangka Alfian Barus sambil mengeluarkan parang dan langsung menyerangnya," ucap Muhammad Firdaus.

Firdaus mengatakan, bagian kepala depan sebelah kanan Alfian mengalami luka bacok, dan temannya Samuel Purba ikut mengalami luka pada bagian tangan di mana jari jempolnya putus.

Usai Kuliti Kepala Korbannya, Wanita Ini Masih Bisa Bersantai Nikmati Kopi dan Rokok

Viral Video Jenazah PDP Corona Jatuh Lalu Keluar dari Peti saat Dimakamkan, Begini Fakta Sebenarnya

Dilanjutkan, karena situasi ini teman-teman mereka pun kemudian melakukan pengeroyokan terhadap Markus.

Pemilik warung tuak Gidion Ranto Manullang yang sempat mengetahui hal tersebut, tidak bisa lagi melerai perkelahian itu.

"Pada perkelahian itu Markus pun mengalami luka bacok yang mengakibatkan dirinya kemudian meninggal.

Dari keterangan saksi kita tahu kemudian siapa pelakunya karena dijelaskan yang melakukan pengeroyokan berobat ke rumah sakit Sembiring Delitua.

Dari situ personel pun meluncur untuk mengamankan pelaku,"kata Muhammad Firdaus.

Setelah tim Inafis Polresta Deliserdang turun ke lokasi dan melakukan olah TKP selanjutnya jasad korban pun dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk diotopsi.

(dra/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved