Pembangunan VIP Room di Bandara Kualanamu Tetap Dilanjutkan, Ini Alasan Pemprov Sumut

Tak tanggung-tanggung, anggaran yang siapkan untuk membangun VIP Room ini senilai Rp 17 miliar bersumber dari APBD Sumut.

Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
dok/TRI BUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara 

TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN- Kepala Dinas Perhubungan, Provinsi Sumatera Utara, Haris Lubis mengatakan, Pemprov Sumut tetap melakukan pembangunan VIP Room milik Pemprov Sumut di Bandara Kualanamu, Deliserdang.

Tak tanggung-tanggung, anggaran yang siapkan untuk membangun VIP Room ini senilai Rp 17 miliar bersumber dari APBD Sumut.

"Pembangunan room VIP di kawasan Bandara KNIA, itu tetap dijalankan, itu sudah diprogramkan itu sudah dianggarkan, akan tetapi, itu semua tergantung dengan kebutuhan," kata Abdul Haris, saat ditemui di kantor gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan,  Jumat (24/4/2020).

Menurut Haris, dana untuk penanganan Covid 19 di Sumatera Utara masih disusun, tim yang telah ditunjuk akan menyusun seberapa besar anggaran yang akan direfocusing ataupun realokasi untuk penanganan virus corona ini.

Sedangkan pembangunan room VIP sudah terprogram.

"Iya, itu sudah diprogramkan, untuk Covid-19 diambil dari dana atau dilakukan refocusing sesuai dengan kebutuhannya, itu akan dilihat oleh tim, sedangkan program pembangunan room ini sudah berjalan sejak awal, bahkan sudah dilelangkan.

Akan tetapi, kalaupun misalnya kebutuhan dana tambahan untuk penanganan Covid-19 dan jika semua anggraan dialihkan untuk penanganan corona ini, akan kita laksanakan. Sampai saat ini tim sedang melakukan perhitungan refocusing itu," ungkap Haris.

Pengakuan Haris, tim nantinya akan terus menghitung seberapa besar uang dan dari mana saja akan dilakukan refocusing. Sampai saat ini, itu masih terus dilakukan.

"Biaya yang dikucurkan untuk proyek pembangunan room VIP di KNIA sebesar Rp 17 miliar, lelangnya sedang berjalan. Untuk refocusing masih dijalankan, kita akan mengikuti keputusan tim, pekerjaan proyek ini akan dimulai, jika uangnya sudah tersedia, dalam waktu dekat mungkin akan dilakukan," tegas Abdul.

(Wen/Tri bun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved