Gugus Tugas Ingatkan Asupan Gizi Saat Sahur, Jika Tidak Akan Mempermudah Virus Corona Masuk ke Tubuh

Gugus Tugas mengingatkan kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa agar dapat memperhatikan asupan gizi saat sahur.

Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
HO/tri bun medan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, dr Aris Yudhariansyah 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19, Provinsi Sumatera Utara mengingatkan kepada umat muslim yang menjalankan ibadah puasa agar dapat memperhatikan asupan gizi saat sahur.

Pastikan saat sahur mendapatkan asupan gizi yang cukup, agar dapat melawan bakteri ataupun virus.

Apabila kurang mendapatkan asupan gizi yang cukup, akan dapat mempermudah virus Corona menyerang tubuh yang lemas karena berpuasa.

"Orang puasa memperhatikan kualitas dan kuantitas sahur, jika asupan gizi kurang akan mudah terpapar virus. Sebaliknya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Aris Yudhariansyah, melalui siaran langsung, di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Jumat (24/4/2020).

Kemudian, Aris juga meminta kepada masyarakat agar dapat mengikuti imbauan yang telah disampaikan oleh pemerintah.

Warga diminta tetap di rumah, apabila tidak ada hal darurat untuk dilakukan di luar ruangan.

Kemudian, kenakan masker saat berada di luar ruangan guna antisipasi penyebaran wabah virus.

"Kita menjalankan ibadah bersama keluarga bersama di rumah. Kita tidak bisa bedakan orang yang terpapar virus," jelasnya.

Selain itu, Aris mengingatkan pemerintah juga telah mengeluarkan larangan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 2020.

Larangan mudik ini dikeluarkan untuk memutus rantai penyebaran di pelosok-pelosok desa.

Selain masalah mudik, pihaknya juga memberikan imbauan terkait beribadah ke masjid di masa pandemi ini.

Ia mengakui yang menjadi perhatian pihaknya selama Ramadan ini adalah aktivitas di masjid.

Menurut Gugus Tugas, masjid setidaknya dibersihkan lima kali sehari. Selain itu, jemaah tetap menggunakan masker saat beribadah.

Sedangkan untuk daerah zona merah Covid-19, pihaknya mengimbau agar tidak melakukan salat atau kegiatan di masjid.

Data Covid-19 di Sumut per Jumat

Pasien positif Covid-19 di Sumut melesat naik menjadi 120 orang per Jumat (24/2/2020).

Ada penambahan 7 orang positif Covid-19 dalam sehari,

Hal ini bertambah dari hari sebelumnya, Kamis (24/4/2020) yaitu sebanyak 113 pasien positif di Sumut.

"Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kasus Covid19 Provinsi Sumatera Utara mengkonfirmasi data pasien positif dengan metode PCR berjumlah 102 orang pasien positif menggunakan rapid test berjumlah 18 orang. Totalnya ada 120 orang," ungkapnya saat konfrensi pers di Gedung Pemprovsu, Medan.

Aris juga menyebutkan ada 3 pasien positif Covid-19 yang sembuh dan telah dipulangkan. Total pasien sembuh dari Covid-19 kini tercatat sebanyak 25 orang.

Sementara pasien positif yang meninggal bertambah 1 orang.

"Pasien yang sembuh 25 orang, pasien yang meninggal ada 12 orang," ungkap Aris.

Sementara, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 157 dari hari sebelumnya 152 orang.

"Data orang dalam pemantauan berjumlah 2.176 orang, pasien dalam pengawasan berjumlah 157 orang," tuturnya.

Aris menegaskan agar masyarakat tidak melakukan mudik guna memutus rantai penularan Covid-19.

"Saudara-saudara sekalian mari kita berpartisipasi secara aktif dalam penanganan kasus Covid19 ini dengan cara memutuskan rantai penularan jangan mudik jangan berpergian sekali lagi jangan lagi jangan bepergian," pungkasnya.

(Wen/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved