Update Covid19 Sumut 20 April 2020
RS Sari Mutiara Tak Lagi Menerima Skrining Virus Covid-19
Rumah Sakit Sari Mutiara tidak lagi menerima laporan atau identifikasi awal adanya orang yang mengalami gejala virus Corona.
Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Provinsi Sumatera Utara menyampaikan, saat ini Rumah Sakit Sari Mutiara tidak lagi menerima laporan atau identifikasi awal adanya orang yang mengalami gejala wabah ini.
"Sudah tidak dibutuhkan lagi," kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah, ditemui di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (20/4/2020).
Awalnya, RS Sari Mutiara ditunjuk Pemprov Sumut untuk melakukan skrining atau pengecekan terhadap orang yang mengalami gejala virus ini.
Karena terus bertambahnya kasus, akhirnya pemerintah mengalihkan skrining langsung ke rumah sakit rujukan, seperti RS GL Tobing, RS Martha Friska.
"Sekarang skrining langsung dilakukan di rumah sakit rujukan," ucapnya.
Pada hari ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19, Provinsi Sumatera Utara menyampaikan jumlah pasien yang sembuh dari penyakit ini terus mengalami peningkatan.
Saat ini, ada 13 orang yang telah dinyatakan sembuh dari wabah pandemi ini.
"Ada 13 orang yang telah dinyatakan sembuh dari virus ini," kata Aris Yudhariansah.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga menyampaikan data orang yang meninggal dunia akibat terpapar virus ini, berjumlah 10 orang.
Aris mengatakan, saat ini data Orang Dalam Pemantauan (ODP) mengalami penurunan. Yang sebelumnya, berjumlah 2.259 orang.
"Saat ini data untuk ODP berjumlah 1.749 orang," kata dia.
Lalu, Aris juga menyampaikan data Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Sumut mengalami peningkatan. Sebelumnya, data yang telah dicatatkan, yaitu berjualan 144 pasien.
"PDP saat ini berjumlah 148 orang," kata dia.
Selanjutnya, untuk pasien yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 setelah menjalani tes pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Rapid Test, mengalami peningkatan.
Saat ini, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Sumatera Utara berjumlah 106 orang.
"PCR berjumlah 83, dan Rapid Test berjumlah 23," jelasnya.
Sementara itu, untuk pasien yang meninggal dunia saat ini berjumlah 13 orang.
(Wen/Tri bun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jubir-gugus-tugas-aris.jpg)