Pura-pura Tanya Alamat, Pria yang Kenakan Atribut Driver Ojol Ini Lecehkan Siswi di Gang Sempit
Pria berseragam driver ojol tersebut terlihat melakukan pelecehan seksual dengan memegang bagian sensitif tubuh siswi tersebut.
Pura-pura Tanya Alamat, Pria yang Kenakan Atribut Driver Ojol Ini Lecehkan Siswi di Gang Sempit
Pria berseragam driver ojol tersebut terlihat melakukan pelecehan seksual dengan memegang bagian sensitif tubuh siswi tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Beredar video viral seorang siswi jadi korban pelecehan seksual pria beratribut driver ojol.
Viral rekaman CCTV memperlihatkan seorang siswi berseragam sekolah jadi korban pelecehan seksual.
Pria berseragam driver ojol tersebut terlihat melakukan pelecehan seksual dengan memegang bagian sensitif tubuh siswi tersebut.
Seperti terlihat, peristiwa tersebut terjadi di sebuah gang sempit yang sepi.
Dinding besar dan tinggi pun terlihat di kanan dan kiri gang tersebut.
Saat kejadian, hanya satu siswi inilah yang berada di gang tersebut dan menjadi korban pelecehan seksual.
)
Tampak dari video, pria tersebut awalnya memepetkan motornya dekat siswi yang tengah berjalan sendirian di sebuah gang sempit.
Pria dengan helm berwarna biru tersebut sempat menengok ke belakang untuk memastikan keadaan sekitar.
Bermodus pura-pura menanyakan alamat, siswi tersebut lengah dan menghentikan langkahnya.
Tanpa menaruh curiga, siswi berseragam putih-putih ini pun meladeni pria tersebut.
Namun siapa sangka, setelah melakukan percakapan, pria yang mengendari motor Vario tersebut tiba-tiba memegang bagian sensiif tubuh siswi.
Tak banyak yang dapat dilakukan siswi tersebut.
Ia sempat terkejut dengan perbuatan pria yang ada di hadapannya itu.
)
Tak berselang lama siswi itu pun memilih lari meninggalkan pelaku.
Dari keterangan video tersebut, menunjukkan kejadian terjadi pada 2 Maret 2020.
Kejadian terekam pada pukul 15.08 WIB.
Dalam keterangan unggahan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pria tersebut mengendarai Motor Honda Vario.
"Pelecehan terhadap siswi.
Kronologi pura-pura bertanya alamat
Langsung meremas payudara si korban.
Vario plat B 4090 TLX
Kejadian tadi siang di Deket Pasar Rebo
Video : jainuri," tulisnya.
Unggahan tersebut sudah dibagikan sebanyak lebih dari 300 kali.
Belum ada keterangan resmi mengenai lokasi sacara pasti.
*) Hingga berita ini ditayangkan, Tribunnews tengah menunggu keterangan dari Polsek Pasar Rebo
(Tribunnews.com/Wahyu GP)
Gerayangi Teman Tanpa Ampun Hingga Viral, 5 Pelajar Pembully Siswi SMK Ditetapkan Jadi Tersangka
Hal serupa juga terjadi oleh siswi SMK di Bolaang, Sulawesi Utara.
Siswi SMK ini menjadi korban pelecehan seksual oleh kelima temannya sekolah.
Niat hati hanya membuat lelucon, nasib kelima pelajar asal Bolaang, Sulawesi Utara kini justru terancam masuk bui.
Aksi brutal mereka terbongkar setelah sebuah video viral menunjukkan kelima pelajar tersebut sedang melecehkan temannya sendiri tanpa ampun.
Kini kelima pelajar itu pun telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pelecehan terhadap siswi SMK.
Lima tersangka tersebut terdiri dari tiga siswa dan dua siswi yang merupakan teman akrab dari korban.
Tiga siswi tersebut berinisial R, N, dan P.
Sedangkan kedua siswi yang turut melakukan pelecehan adalah berinisial N dan P.
Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana mengatakan penetapan tersangka pada kelima pelajar tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan pada hari ini, Selasa (3/10/2020).
Idra Praman mengatakan penetapan tersangka juga berdasarkan pada barang bukti yang ada.
Dari barang bukti yang ada, Indra mengaku itu sudah cukup untuk menetapkan lima pelajar tersebut sebagai tersangka.
"Alat bukti cukup untuk penetapan tersangka," ucapnya.
Kendati demikian, Indra juga mengatakan jika kelima pelajar tersebut belum ditahan lantaran masih bersekolah.
Meski sudah berstatus tersangka, lima pelajar tersebut masih berpeluang mendapat keringanan.
"Meski demikian, proses tersebut tidak meniadakan unsur pidana yang dilakukan," katanya.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abas mengatakan motif pelaku melakukan aksinya adalah sebagai bahan lelucon di kelas ketika menunggu guru datang.
"Motif mereka, kejadian tersebut sebagai bahan candaan sambil menunggu guru tiba. Saat itu kelas (diduga) belum ada guru," katanya.
Akibat kejadian ini, korban yang berinisial RG mengalami trauma.
"Korban mengalami trauma," katanya.
Atas perbuatannya, kelima pelaku disangkakan melanggar Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun kurungan.
Pengakuan korban
Kapolres Bolmong menuturkan, lima anak berhadapan dengan hukum dan korban siswi SMK di Bolmong di video yang viral itu merupakan sahabat akrab.
"Mereka kawan sekelas," ujar Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana.
Indra menuturkan, pengakuan lima anak itu dan korban jika perbuatan tersebut candaan.
Korban tak merasa apa apa sampai kemudian video itu viral.
"Seorang siswa perempuan berinisial N menaruh video itu di story WA nya kemudian tersebarlah," kata dia.
Menteri PPA Minta Jangan Sebarkan Video
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga prihatin sekaligus geram atas video viral di media sosial yang menggambarkan seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) mengalami perundungan.
Menurut Bintang, aktivitas yang terekam dalam video itu sudah bukan lagi perundungan, melainkan juga kekerasan seksual.
"Saya merasa prihatin dan geram terhadap video tersebut yang kami anggap sebagai bentuk kekerasan dan perundungan terhadap siswi," kata Bintang melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (10/3/2020).
"Terlebih lagi, kasus ini terjadi di institusi pendidikan dan dilakukan secara sadar kemudian direkam dan disebarluaskan hingga viral," lanjut dia.
Kementerian PPPA telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menindaklanjuti video siswi SMA tersebut.
Pihak yang dikoordinasikan, antara lain tim cyber crime Bareskrim Polri, Reskrim Polda setempat serta pihak sekolah.
Bersamaan dengan itu, Bintang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan video siswi SMA tersebut atau malah menampilkan identitas korban.
"Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang menampilkan identitas korban sesuai Pasal 64I Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak," lanjut dia.
Kronologi Kejadian
Diketahui sebelumnya aksi tidak pantas dipertontonkan empat orang remaja.
Mereka melakukan pelecehan terhadap seorang siswi SMA.
Tampak dalam video amatir yang beredar, empat orang remaja, tiga laki-laki dan seorang perempuan memegangi kaki
dan tangan seorang perempuan berhijab.
Korban yang dilecehkan berada di lantai dengan posisi telentang.
Salah seorang pelaku, yang mengenakan pakaian berwarna hitam memegangi area tangan kanan korban.
Tampak beberapa kali laki-laki melecehkan korban.
Korban yang dalam posisi tersudut dan sulit untuk berontak, sempat berusaha melawan dengan menggerakkan badannya.
Lantaran korban coba melepaskan pegangan, salah seorang pelaku yang memegangi tangan kiri korban lantas menahan
pinggul korban dengan kaki kirinya yang terlihat menggunakan kaos kaki berwarna hitam.
Mirisnya, seorang teman perempuan yang ikut memegangi korban tampak tertawa lepas.
Dia malah ikut-ikutan bersama temannya yang sudah beberapa kali terdengar minta ampun.
Pelaku perempuan tampak senang dan tidak berempati dengan apa yang dialami temannya sesama kaum hawa.
Korban yang mengenakan masker terdengar menangis tersedu-sedu.
Bahkan pelaku tanpa beban berusaha membuka pakaian korban.
Tapi, hal itu dihalangi oleh pelaku yang merekam kejadian itu menggunakan telepon seluler.
"Eh, jangan-jangan," terdengar suaranya.
Setelah puas melecehkan korban selama 20 detik, para pelaku kemudian melepaskan korban sambil tertawa lepas.
#Pura-pura Tanya Alamat, Pria yang Kenakan Atribut Driver Ojol Ini Lecehkan Siswi di Gang Sempit
Artikel Ini Sudah Tayang di Tribunstyle.com dengan Judul Viral Dipepet di Gang Sempit Siswi Jadi Korban Pelecehan Seksual dengan Modus Pura-pura Tanya Alamat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pura-pura-tanya-alamat-pria-yang-kenakan-atribut-driver-ojol-ini-lecehkan-siswi-di-gang-sempit.jpg)