Pembunuhan Wanita di Galang

TERKINI PEMBUNUHAN WANITA DI GALANG, Protes Anak Korban Gak Disangka Usai Polisi Pasang Police Line

pembunuhan terjadi di rumah yang berlokasi di Desa Timbang Deli Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang.

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Salomo Tarigan
HO/t r i b u n medan
TERKINI PEMBUNUHAN WANITA DI GALANG, Protes Anak Korban Gak Disangka Usai Polisi Pasang Police Line. FOto: Korban semasa hidup dengan suaminya 

T RIBUN-MEDAN.com- BMG (14) anak pasangan suami istri JG (42) dan korban pembunuhan Deni Astuti (33) tidak suka, polisi memasang garis polisi (police line) di rumahnya Jumat, (28/2/2020).

Seperti diketahui, pembunuhan terjadi di rumah yang berlokasi di Desa Timbang Deli Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang.

BREAKING NEWS: Pembunuhan di Galang, Istri Tewas Bersimbah Darah, Sempat Cekcok dengan Suami

Polisi lantas melakukan olah TKP di rumah tersebut dan memasang garis polisi.

Karena tidak senang, setelah polisi memasang garis polisi dan pergi meninggalkan rumahnya ia pun membukanya.

Dengan dibantu satu orang temannya ia pun membuka garis polisi yang terpasang mengelilingi rumah.

" Ntah apa aja dipasang-pasangin ini. Enggak perlu kalinya ini,"kata BMG sembari menarik garis polisi yang terpasang.

Meski sudah diberi penjelasan oleh wartawan namun siswa SMA Negeri 1 Galang Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang ini tetap tidak perduli.

Penampakan Pesawat Kepresiden Boeing 777 yang Disewa dari Garuda, Ini Penjelasan Istana

Garis polisi yang sudah ia tarik kemudian ia kumpulkan.

Ia pun sempat mau membakar garis polisi yang telah dikumpulkannya namun karena mendapat penjelasan lagi dari wartawan ia pun tidak jadi melakukannya.

" Orang ini pun (warga) ntah ngapain ngubung-ngubungi polisi. Udah kubilang tadi padahal enggak usah menghubungi polisi tapi dihubungi juga,"kata BMG yang merupakan anak pertama JG dan Deni Astuti.

BMG adalah orang yang pertama kali menemukan ibunya tewas bersimbah darah di dalam rumah.

Saat itu ia baru bangun tidur dan ingin mandi.

Makam Dibuldozer, Keluarga Pasrah Pindahkan Jasad Kakek Sebelum Kuburan Dirobohkan

Karena tidur di rumah bagian depan ia pun beranjak menuju rumah belakang yang pada malam hari ditempati oleh bapak dan ibunya.

Suami Menghilang Setelah Istri Tewas Mengenaskan di Rumah, Begini Pengakuan Mengejutkan Anak korban

" Aku mau mandi tadi. Kulihat ibu sudah berdarah dibagian kepala. Kalau lukanya kulihat tidak ada kayaknya muntah darah ibu. Kalau bapak sudah enggak ada.

Tadi malam bapak dan ibu masih sama dan pergi jalan-jalan naik sepeda motor tapi enggak tau aku kemana. Kalau malamnya aku sama adik tidur di rumah depan mereka tidur di rumah belakang. Kalau bapak enggak tau aku dimana sekarang dia,"kata BMG.

Makam Dibuldozer, Keluarga Pasrah Pindahkan Jasad Kakek Sebelum Kuburan Dirobohkan

JG adalah orang yang paling dicurigai oleh polisi sebagai pelaku. Karena yang bersangkuta,  menghilang setelah peristiwa pembunuhan.  

Polisi pun kini masih mencari keberadaannya.

SUAMI MENGHILANG

Polsek Galang masih terus mencari keberadaan JG (42) yang merupakan suami Deni Astuti (33) korban pembunuhan Jumat, (28/2/2020).     

Hingga kini belum diketahui di mana keberadaannya.

Anak kandung korban, BMG (14) juga mengaku tidak mengetahui di mana keberadaan bapaknya.

" Aku pun enggak tau di mana.

Tadi malam sempatnya jalan berdua bapak sama ibu tapi enggak tau kemana.

Enggak pernah ribut aku dengar selama ini.

Terkejut lah tadi,"ujar BMG.

Rumah korban ini berada di area perkebunan kelapa sawit Desa Timbang Deli Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang.

Di lahan tanah PJKA itu, korban mempunyai rumah dua unit.

Jarak antar rumah satu dan rumah yang kedua hanya berkisar 10 meter saja.

Posisinya di bagian depan dan belakang.

" Kalau aku sama adek tadi malam tidurnya di rumah depan.

Bapak sama ibu tidurnya di rumah belakang.

Aku pun enggak tau jam berapa mereka tadi malam pulang karena udah tidur,"ucap BMG.

Siswa kelas X SMA Negeri 1 Galang ini mengetahui ibunya ditemukan tewas setelah bangun pagi sekira pukul 06.00 WIB.  

Saat itu ia pun membuka pintu rumah di bagian belakang.

"Aku mau mandi makanya datang ke rumah yang belakang ini.

Kubuka pintu kondisi ibu sudah berdarah darah.  

Baru kemudian aku lapor sama keluarga.

Saat itu bapak sudah enggak ada lagi,"katanya.

Saat diwawancarai www.t ribun-medan.com, BMG pun keberatan kalau rumah dan foto dirinya diambil.

" Kalau difoto aku enggak izin,"kata BMG.

(dra/t ribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved