Cerita Seleb

Presenter Vicky Prasetyo Dibilang KPUD tak Penuhi Syarat Padahal Serius ke Pilkada, Dukungan Suara?

"Kami kaget setelah besoknya dilakukan pengecekkan kami mencurigai terhadap dokumen kami"

Editor: Salomo Tarigan
dok/KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG
Vicky Prasetyo 

Presenter Vicky Prasetyo Dibilang KPUD tak Penuhi Syarat Padahal Serius ke Pilkada, Dukungan Suara?

T R I B U N-MEDAN.com - Presenter Vicky Prasetyo bersama Salahudin Pakaya diketahui mencalonkan diri dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Salahudin mendaftar sebagai bakal calon bupati, sedangkan Vicky sebagai wakilnya.

Mereka menempuh jalur independen.

Namun, Salahudin dan Vicky dinyatakan tidak lolos karena jumlah dukungan mereka dinyatakan tidak memenuhi syarat.

KABEL LISTRIK BERBAHAYA dan Semrawut di Padangbulan, Kadis PU Tanggapi Ide Kabel Bawah Tanah

Saat dihubungi Kompas.com Kamis (27/2/2020), Salahudin Pakaya memberikan penjelasan atas kabar tersebut.

Berikut beberapa faktanya:

1. Berkas tidak langsung dicek KPUD dan tidak diberi tanda terima

Menurut Salahudin, berkas dukungan dia dan Vicky sudah lengkap.

Pada 23 Februari 2020 lalu, Salahudin membawa 10.265 suara dukungan untuk melengkapi syarat pendaftaran.

Baca juga: Vicky Prasetyo Mengaku Warga Pohuwato yang Mempersiapkannya Maju di Pilkada 2020

"Nah, terkait dengan berkas dukungan kita kemarin, kita sudah melengkapi. Kami datang pada tanggal 23 jam 11 malam menyampaikan berkas, oleh KPU kita tidak diberlakukan sebagaimana mestinya," lanjut Salahudin.

Namun, kata Salahudin, saat berkas diberikan, KPU setempat tidak langsung mengecek data yang diserahkan.

"Yang pertama ketika mereka melihat hasil dukungan kami yaitu berjumlah 10.265 mereka tidak melakukan pengecekan terhadap hard copy. Mereka cuma tanya ada berapa boks, nah mereka catat," ucap Salahudin.

Vicky Prasetyo Serius ke Politik, Pengakuan Vicky Daftar Jadi Calon Wakil Bupati di Gorontalo

"Mereka mengatakan tim kerja mereka sudah capek akan dilakukan pengecekan besok," sambungnya.

Curhat Diputuskan Kekasih dan Disebut Bukan Wanita Baik-baik, Gadis Ini Malah Dapat Jodoh di Twitter

Menurut Salahudin, seharusnya KPU langsung melakukan pengecekan dan penyesuaian antara data yang masuk ke dalam sistem dengan formulir yang diberikan paslon.

Selain itu, Salahaudin juga menyebut KPU tidak memberikan tanda terima dan keterangan tentang jumlah dukungan yang diserahkan.

Ahmad Dhani Tegur Safeea karena Terus Main Handphone, Begini Reaksi Al Ghazali Lihat Adiknya Nangis

Curhat Diputuskan Kekasih dan Disebut Bukan Wanita Baik-baik, Gadis Ini Malah Dapat Jodoh di Twitter

2. Dukungan suara disebut berkurang

Keesokan ahrinya, Salahudin kaget melihat suara dukungannya berkurang.

"Kami kaget setelah besoknya dilakukan pengecekkan kami mencurigai terhadap dokumen kami. Ada beberapa dokumen yang tidak ada lagi," ucap Salahudin.

Salahudin mengklaim dia dan Vicky menyerahkan 10.265 suata dukungan.

KABEL LISTRIK BERBAHAYA dan Semrawut di Padangbulan, Kadis PU Tanggapi Ide Kabel Bawah Tanah

Namun setelah diserahkan dan baru dicek keesokan harinya, suaranya berkurang menjadi 9.657 suara.

Sementara batas persyaratan paslon jalur independen adalah memiliki 9.820 suara.

Oleh sebab itu, Vicky dan Salahudin dinyatakan tidak lolos.

KABEL LISTRIK BERBAHAYA dan Semrawut di Padangbulan, Kadis PU Tanggapi Ide Kabel Bawah Tanah

3. Ajukan keberatan

Salahudin dan Vicky akan mengajukan keberatan administrasi kepada Badan Pengawas Pemilu Pohuwato, Gorontalo, karena merasa ada kecurangan terhadap berkas dukungan mereka.

Salahudin mengatakan, pihaknya akan mengajukan upaya keberatan kepada Bawaslu karena menyebut jumlah dukungannya berkurang.

"Oh ini kejahatan pemilu. Jadi kami mengajukan upaya keberatan administrasi ke Bawaslu Pohuwato. Akan diproses selama 12 hari," kata Salahudin.

BREAKING NEWS: Pembunuhan di Galang, Istri Tewas Bersimbah Darah, Sempat Cekcok dengan Suami

Salahudin dan Vicky mengajukan laporan pelanggaran administrasi karena menilai KPU tidak profesional saat menerima berkas mereka.

"Mengajukan keberatan atau pelanggaran admistrasi KPU Pohuwato ke Bawaslu Pohuwato dan itu dalam bentuk sengketa," ucap Salahudin.

"KPU tidak profesional bekerja menerima dokumen kami tanpa memberikan tanda terima. Saat itu mereka enggak jawab apa-apa. Aman di sini aman gitu doang," tambahnya.

BREAKING NEWS: Pembunuhan di Galang, Istri Tewas Bersimbah Darah, Sempat Cekcok dengan Suami

KABEL LISTRIK BERBAHAYA dan Semrawut di Padangbulan, Kadis PU Tanggapi Ide Kabel Bawah Tanah

4. Tetap optimis lolos Pilkada Pohuwato

Meski sudah dinyatakan tak lolos berkas, Salahudin dan Vicky merasa optimistis akan tetap lolos menjadi calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada 2020 di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

"Kami optimis akan lolos dan kami sampai sekarang masih optimis," kata Salahudin Pakaya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

"Kami optimis karena KPU jelas melanggar," tambahnya.

BREAKING NEWS: Pembunuhan di Galang, Istri Tewas Bersimbah Darah, Sempat Cekcok dengan Suami

Cucu Durhaka Siksa Nenek, Terlantarkannya di Jalanan dengan Wajah Babak Belur

kompas.com

Presenter Vicky Prasetyo Dibilang KPUD tak Penuhi Syarat Padahal Serius ke Pilkada, Dukungan Suara?

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved