Perumahan RSUD Djasamen Saragih Jadi Lokasi Pesta Sabu, dr Ronal: Ada Pegawai Bawa Masuk
Perumahan Pegawai RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar menjadi target lokasi bagi pengguna sabu.
Penulis: Tommy Simatupang |
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Perumahan Pegawai RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar menjadi target lokasi bagi pengguna sabu.
Perumahan berlantai tiga ini memang kerap kosong dari penjagaan. Lokasi ini menjadi tempat aman untuk aktivitas hisap sabu.
Penghuni perumahan yang berada di Jalan Sabang-Marauke Kecamatan Siantar Selatan menggerebek dua orang pengguna sabu di kamar mandi lantai tiga perumahan. Namun, seorang pengguna berhasil kabur.
Warga menemukan alat hisap sabu berserakan di lantai kamar mandi. Warga langsung memanggil satpam perumahan untuk mengamankan pelaku. Polisi yang turun ke lapangan langsung menggiring pelaku.
Kepala Satpam Azlan Keizer mengatakan penghuni perumahan melihat ada gelagat yang mencurigakan.
Dua pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor dan langsung naik ke lantai tiga.
Azlan mengatakan satu pelaku berhasil kabur setelah melihat warga datang berbondong-bondong.
"Kami berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti setelah menerima laporan dari warga Rusunawa. Tapi satunya lagi berhasil kabur. Pelaku dan barang bukti pun sudah kami serahkan ke petugas Narkoba Polres Siantar,"katanya, Jumat (7/2/2020).
Kasat Narkoba Polres Siantar AKP David Sinaga pelaku yang berhasil diamankan bernama Rahmad Marzuki Siregar (23) warga Jalan Jalan Ade Irma, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar pada Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 16.30WIB. AKP David mengungkapkan Rahmad datang bersama dengan temannya yang belum diketahui identitasnya.
"Sudah diserahkan pelaku Rah sama kita setelah dipergoki warga dan satpam saat pelaku lagi nyabu di perumahan pegawai RSUD Djasamen Saragih,"Ujarnya.
"Ini masih di BAP dulu dan akan kita test urine lagi,"katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar dr Ronal Saragih mengungkapkan ada pegawai yang membawa masuk pengguna narkoba itu. Ia mengatakan masih mencari tahu siapa yang berteman dengan pelaku.
"Petugas waktu membersihkan gedung dilihat ada yang aneh-aneh. Dibuntuti pas dilihat masuk dilaporkan ke polisi. Jadi intip-intip orang itu. Makanya pas masuk langsung dilaporkan ke polisi. Ada pegawai yang membawa masuk. Tapi, dia ikut masuk gak tahu kita. Saya sedang pelajari semuanya,"katanya.
dr Ronal mengatakan untuk pengelolaan perumahan itu diserahkan ke bagian yang terdapat di manajemen RSUD Djasamen Saragih.
Direktur Utama (Dirut) Djasamen Saragih dr Susanti Tarigan mengelak tentang pengawasan di perumahan pegawai. Ia mengatakan ada bidang yang bertanggung jawab untuk itu.
"Untuk perumahan pegawai sudah ada tim yang mengelola. Awalnya itu aset Pemko baru beberapa hari yang lalu baru diserahkan ke rumah sakit. Itu ada koordinatornya. Gak lah dibebaskan masuk,"katanya.
(tmy/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-meringkus-rah-pengguna-narkoba-di-perumahan-pegawai.jpg)