Pencurian di Bandara Kualanamu
Porter Lion Air Bongkar Koper Penumpang saat di Badan Pesawat untuk Hindari Kamera CCTV
Empat petugas porter Lion Air yang melakukan pencurian pada koper bagasi penumpang merencanakan aksinya dengan matang.
Penulis: Indra Gunawan |
TRIBUN-MEDAN.com - Empat petugas porter Lion Air yang melakukan pencurian pada koper bagasi penumpang merencanakan aksinya dengan matang.
Diduga untuk menghindari kamera CCTV yang ada di Bandara Kualanamu keempatnya melakukan pencurian ketika koper penumpang masih berada di badan pesawat.
Empat orang petugas porter Lion Air yang telah ditangkap itu yakni:
Surya Kristian Ketaren (27) warga Kabupaten Langkat,
Boy Roganda Manurung (29) warga Lubukpakam,
Joel Edgar Rucarda Purba (26) warga Kabupaten Simalungun
dan Alfan Pardamean Sibarani (30) warga Lubukpakam.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan kita mereka itu saling bekerja sama.
Ada satu yang merogoh-rogoh dan yang lainnya mengawasi.
Ketika masih di bodi pesawat itu diambil barangnya," ujar Kapolsek Beringin AKP Maritua Karyana Lumbantobing Selasa, (28/1/2020).
• Tertangkap Mencuri, Porter Lion Air di Kualanamu Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi
• BREAKING NEWS: 4 Porter LION AIR Ditangkap Polisi, Curi Uang Tunai Rp 34.8 Juta dari Tas Penumpang
Ia menyebut kalau korbannya, Lina salah satu penumpang Lion Air yang baru tiba di Bandara Kualanamu kehilangan uang sebesar Rp 35 juta dari dalam kopernya.
Diketahui kalau wanita itu tercatat sebagai warga Permata Indah, Kelurahan Labuhan Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.
"Sekarang ini masih kita terus periksa apakah ada keterlibatan orang lain lagi atau tidak.
Kejadian seperti inikan tidak boleh lagi terjadi karena merugikan penumpang," kata Maritua Karyana Lumbantobing.
Pencurian yang dilakukan petugas porter Lion Air terhadap koper bagasi penumpang di Bandara Kualanamu ternyata telah dilakukan berulang.
"Dari keterangan salah satu tersangka katanya pencurian serupa sudah dilakukan sepuluh kali.
Ada satu orang tersangka yang mengakui hal itu.
Sekarang keempat tersangka sudah kami tahan," kata Maritua.
Maritua mengatakan, polisi masih memeriksa para pelaku dan mencari tahu apakah masih ada orang lain yang terlibat.
"Jadi di antara empat orang ini ada dua yang sudah lama bekerja dan ada dua yang masih baru.
Nah, yang sudah lama inilah yang mengajari yang baru."
"Mereka saling bekerja sama ini karena pencuriannya dan merogoh barang bawaan penumpang itu saat koper masih berada di body pesawat," kata Maritua.
Corporate Communication Staregic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengaku belum dapat memberikan penjelasan.
"Nanti saya tanyakan dulu ya sama yang di Kualanamu.
Nanti akan saya beritahu lebih lanjut," kata Danang. (dra/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/porter_lion_air_kualanamu.jpg)