Ragam Kebiasaan yang Bisa Berdampak Buruk untuk Kesehatan, Menahan Amarah hingga Terlambat Makan

Tidak hanya kesehatan secara fisik, bahkan beberapa kebiasaan buruk bisa berpengaruh pada kesehatan mental.

Tayang:
huffingtonpost.com
Ragam Kebiasaan yang Bisa Berdampak Buruk untuk Kesehatan, Menahan Amarah hingga Terlambat Makan 

Ragam Kebiasaan yang Bisa Berdampak Buruk untuk Kesehatan, Menahan Amarah hingga Terlambat Makan

Tidak hanya kesehatan secara fisik, bahkan beberapa kebiasaan buruk bisa berpengaruh pada kesehatan mental.

TRIBUN-MEDAN.com - Semua orang memiliki kebiasaan yang sering dilakukan, dengan sadar atau tidak sadar.

Jika kebiasaan yang dilakukan adalah hal yang positif seperti olahraga dan makan makanan sehat, tentunya akan berdampak positif juga untuk kesehatan tubuh.

Tetapi banyak orang tidak menyadari, berbagai kebiasan yang sering dilakukan adalah kebiasaan yang negatif.

Bahkan, banyak orang yang melakukan kebiasaan tersebut secara berulang dan setiap hari.

Padahal berbagai kebiasaan buruk bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan.

Tidak hanya kesehatan secara fisik, bahkan beberapa kebiasaan buruk bisa berpengaruh pada kesehatan mental.

Maka hindari kebiasaan buruk yang bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan fisik dan mental.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kegiatan fisik dan mental.

  • Menahan amarah
Ilustrasi
Ilustrasi (Huffington Post)

Menahan marah juga kebiasaan yang tidak baik untuk kesehatan, terutama kesehatan mental.

Marah yang ditahan bisa mengakibatkan stres, tetapi jika diluapkan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan juga.

Professor Hardvard Laura Kubzansky menyatakan bahwa orang yang meluapkan emosi berlebihan dapat beresiko terhadap penyakit jantung.

  • Mengingat-ingat stres masa lalu
Ilustrasi
Ilustrasi (Freepik.com)

Penelitian yang diterbitkan dalam Behavior Research and Therapy menemukan bahwa merenungkan seatu tekanan, masalah atau trauma di masa lalu dapat meningkatkan risiko depresi.

Baiknya kita merelakan masa lalu bersama tekanan-tekanan dan trauma dan tidak mengingatnya lagi.

  •  Makan saat tidak lapar
Ilustrasi
Ilustrasi (metro.co.uk)

Makan makanan atau camilan untuk sekedar menghilangkan stres dapat menimbulkan kelebihan kalori untuk tubuh.

Berat badan tubuh akan naik dan dapat beresiko obesitas, obesitas meningkatkan banyak resiko penyakit seperti diabetes, stroke dan penyakit-penyakit lainnya.

  • Terlambat makan 
Ilustrasi.
Ilustrasi. (Lifehacker India)

Terlambat makan bukanlah hal sepele, ternyata bisa berdampak dengan kesehatan.

Menunda waktu makan akan memperlambat metabolisme tubuh sehingga kita kan merasa lemas.

Selain itu, asam lambung juga akan naik dan yang lebih buruk, kebiasaan ini bisa meningkatkan resiko diabetes.

  • Terlalu sering membuka media sosial 
Ilustrasi
Ilustrasi (Instagram.com)

Menurut penelitian, banyak orang yang terisolasi karena terlalu sering membuka media sosial.

Isolasi tersebut akan berdampak buruk untuk kesehatan mental dan fisik.

Mengamati media sosial dapar menimbulkan rasa iri yang tidak baik untuk kesehatan mental.

Selain itu, saat membuka media sosial kita akan diam dan tidak melakukan aktivitas apapun, jika dibiarkan terlalu lama akan berdampak pada kesehatan fisik kita.(TribunStyle.com/Anggie)

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Penyakit diabetes selalu dikaitkan dengan penyakit yang hanya menyerang orang yang sudah tua saja.

Padahal, semua orang berpotensi terserang penyakit diabetes walaupun umurnya masih muda.

Banyak faktor penyebab penyakit diabetes, dari keturunan hingga gaya hidup yang tidak sehat.

Bahkan, komplikasi dari penyakit diabetes ini bisa memunculkan penyakit lainnya yang lebih mematikan seperti jantung dan ginjal.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa kebiasan yang bisa menyebabkan penyakit diabetes.

  • Obesitas
Ilustrasi
Ilustrasi (BreakingMuscle.com)

Obesitas akan menyebabkan tubuh kesulitan merespon insulin.

Tidak hanya diabetes, obesitas juga dapat menyebabkan penyait kardiovaskular lainnya.

  • Kurang tidur
Ilustrasi
Ilustrasi (MELHORSAUDE.ORG)
Ketika hormon tubuh berubah termasuk insulin, akan menyebabkan resiko terkena diabetes untuk anak muda.
  • Stres
Ilustrasi
Ilustrasi (Freepik.com)

Biasanya anak muda yang stres akan banyak makan makanan manis untuk memperbaiki suasana hati.

Tanpa disadari, terlalu banyak makanan manis akan meningkarkan kadar gula darah dan dapat menyebabkan diabetes.

  • Pola makan
Ilustrasi
Ilustrasi (news.xcoid.com)

Pola maka buruk tidak hanya meningkatkan risiko diabetes untuk anak muda, tetapi masalah kesehatan lainnya seperti obesitas,

hipertensi, bahkan penyakit jantung.

  • Rokok dan alkohol
Ilustrasi
Ilustrasi (taranatureepa.co.id)

Kebiasaan ini mengganggu metabolisme tubuh dan mempengaruhi produksi insulin.

  • Disfungsi pankreas
Ilustrasi
Ilustrasi (pexels.com)

Pankreas tidak mampu memproduksi insulin yang diperlukan untuk mengubah glukosa menjadi energi.

Jika mengalami disfungsi pankreas maka gula darah akan naik dan menyebabkan diabetes.

  • Kurangnya aktivitas fisik
Ilustrasi
Ilustrasi (lifehack.org)

Hal ini menyebabkan kurangnya aktivitas fisik dan dapat menyebabkan pelambatan metabolisme dalam tubuh.

Terhambatnya metabolisme dalam tubuh dapat meningkatkan risiko diabetes untuk anak muda.

  • Keturunan
Ilustrasi
Ilustrasi (Ace Maxs)

Orang dengan keturunan diabetes memiliki peluang lebih besar terkena diabetes daripada yang tidak. (TribunStyle.com/Anggie)

#Ragam Kebiasaan yang Bisa Berdampak Buruk untuk Kesehatan, Menahan Amarah hingga Terlambat Makan

Artikel Ini Sudah Tayang di Tribunstyle.com dengan Judul 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempengaruhi Kesehatan Fisik dan Mental

Sumber: TribunStyle.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved