News Video
VIDEO Penyelamatan Ikan Paus Sempat Akan Terdampar, Nelayan Asahan Giring ke Tengah Laut
Sejumlah nelayan yang berasal dari Desa Silo Baru, Kecamatam Silau Laut, Kabupaten Asahan dikejutkan dengan penemuan seekor Ikan Paus
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Sejumlah nelayan yang berasal dari Desa Silo Baru, Kecamatam Silau Laut, Kabupaten Asahan dikejutkan dengan penemuan seekor Ikan Paus berukuran 5 meter berjarak 2 mil dari pantai Silo Baru, perairan Asahan pada Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat ditemukan Ikan Paus berwarna hitam itu sudah dalam keadaan lemas.
Tak ingin makhluk raksasa itu mati, setelah air kembali pasang, sejumlah nelayan lalu menggiring ikan paus itu menuju laut lepas.
Proses penggiringan ikan paus ke laut lepas sempat divideokan seorang nelayan bernama Didi Alfiansyah ke akun facebook pribadi miliknya.
"Saat mau pergi kerja, melintas, kelihatan pausnya tadi terdampar. Jadi pas gerak pasang, kami halau ke arah ke tengah," kata Didi, Rabu.
Menurut Didi, penampakan Paus tersebut merupakan yang kedua kalinya. Sehari sebelumnya, para nelayan pun ada melihat keberadaan paus tersebut.
"Sama hari ini, dua kali," sebutnya.
Atas temuan itu, Kepala Desa Silo Baru, Ahmad Sofyan mengimbau kepada nelayan untuk tidak memburu ikan paus tersebut. Menurutnya hal itu dilakukan demi menjaga kelestarian kekayaan laut.
"Kami sudah kontak dinas kelautan dan perikanan, apabila besok hari ikan paus masih terlihat atau terdampar, maka dari KKP akan turun menarik ke tengah (laut) agar bisa terselamatkan," ucap Sofyan.
Sofyan mengaku fenomena terdamparnya ikan paus merupakan yang pertama kali terjadi wilayah mereka.
Diperkirakan itu terjadi akibat kondisi angin yang cukup kencang di tengah laut. Terlebih pada Selasa (7/1/2020) kemarin sempat terjadi gempa yang berpusat di perairan Aceh.
"Sepanjang saya tahu dan saya ingat, ya baru kali ini ikan paus terdampar di pantai kami," ungkapnya.
(ind/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ikan-paus-terdampar-di-perairan-dangkal-di-kabupaten-asahan.jpg)