Kunjungi Festival Pesona Wisata Tapteng Jelang Akhir 2019, Ikuti Juga Beragam Perlombaannya
Festival itu akan dipusatkan di Pantai Indah Pandan (PIP), objek wisata andalan di Tapanuli Tengah.
TRIBUN-MEDAN.com - Menjelang penghujung tahun 2019, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara kembali menggelar event kepariwisataan.
Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Tengah, Rahmad Saleh Jambak menyebut, kali ini kegiatan itu didapuk bernama: Festival Pesona Wisata Tapanuli Tengah 2019.
"Festival akan berlangsung selama dua hari penuh, yakni tanggal 7 dan 8 Desember nanti," ungkap Rahmad dalam siaran pers yang diterima www.tribun-medan.com, Sabtu (23/11/2019).
Dia mengatakan, Festival itu akan dipusatkan di Pantai Indah Pandan (PIP), objek wisata andalan di Tapanuli Tengah.
Rangkaian kegiatan akan digelar, baik bersifat lomba maupun pertunjukan. Untuk lomba di antaranya Drama Musikal dengan total hadiah sebesar Rp14 juta. Lomba bertema Promosi Pariwisata Tapteng ini, berlangsung Sabtu, 7 Desember.
Untuk syarat, peserta beranggotakan maksimal 10 orang. Pertunjukan Drama bersifat rekaman dalam durasi 10 hingga 15 menit.
"Drama ini nantinya akan jadi sarana promosi pariwisata di Tapanuli Tengah," katanya.
Lomba selanjutnya, Trio Lagu Batak dengan total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp30 juta. Lomba ini mensyaratkan lagu wajib: Tapteng Nauli yang dipopulerkan Trio Alexis.
Sementara peserta memilih lagu Esterlina, Holong Naso Tarputik, Percuma Do, Orang Ketiga, Kecewa Hian, Inang Ni Gelleng Hu dan Sopanagaman.
"Semua lagu batak, ini adalah semangat mendorong penyanyi-penyanyi lokal berbakat dari Tapteng," kata Kadis Rahmad.
Lomba terakhir, yakni Kostum Karnaval yang memperebutkan hadiah dengan total Rp58 juta. Lomba ini juga disemangati tema Promosi Wisata Tapteng. Untuk syarat, peserta harus mampu mendeskripsikan Kostum yang dibuat.
Syarat lain, kostum dibatasi memiliki dimensi sayap minimal 1 meter dan 3 dimensi serta bukan berbahan baku baliho.
"Kostum tentu kita harapkan sekretatif mungkin. Kostum akan menjadi hak milik panitia," ungkap Rahmad.
Dia menerangkan, pendaftaran lomba Drama Musikal dan Lomba Trio Batak dibuka sejak 13 hingga 25 November. Sementara Lomba Karnaval, pendaftaran dibuka sejak 13 hingga 30 November.
"Para peserta untuk ketiga lomba tidak dipungut biaya apapun," kata Rahmad.
Sementara di sisi pertunjukan, sejumlah acara akan berlangsung. Misalnya Pameran Kerajinan Daerah, Donor Darah yang difasilitasi PMI dan Malam Kamping.
Ada juga Pagelaran Seni dan Budaya oleh sanggar CDC. Selanjutnya parade Karnaval dan pementasan artis-artis lokal.
"Menariknya, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Pelepasan seribu lampion di Pantai Indah Pandan, biasanya kan kembang api, jadi kali ini langit di Pandan akan dihias dengan seribu lampion di malam penutupan," ujarnya.
Lebih jauh Rahmad menyebutkan, festival kali ini diyakini akan berhasil menggaet para pengunjung dan wisatawan, termasuk dari luar daerah.
Soal target pengunjung, Rahmad mengaku tak mau muluk-muluk, pasalnya menurut Rahmad, event tersebut hanyalah stimulus mendongkrak promosi kepariwisataan kabupaten yang terletak di pantai barat Sumut itu.
"Kita tentu berharap kunjungan sebanyak-banyaknya, saat kegiatan dan pascakegiatan, ekses dari kegiatan ini yang kita harap menambah kunjungan ke Tapanuli Tengah," tutupnya.
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kadis-pariwisata-kabupaten-tapanuli-tengah-rahmad-jambak_20181030_195212.jpg)