Lothar Matthaus Kenang Rivalitas dengan Diego Maradona
Legenda Jerman Lothar Matthaus mengenang rivalitas dirinya dengan megabintang Argentina Diego Maradona.
Lothar Matthaus Kenang Rivalitas dengan Diego Maradona
TRIBUN MEDAN.com - Legenda Jerman Lothar Matthaus mengenang rivalitas dirinya dengan megabintang Argentina Diego Maradona.
Keduanya tercatat sebagai pemain terbaik di masing-masing negaranya kala itu.
Lothar Matthaus cukup sering berhadapan dengan Diego Maradona, baik saaat bermain di tim nasional maupun di level klub.
Lothar Matthaus yang bermain di posisi bek berkali-kali harus berhadapan langsung Diego Maradona yang berperan sebagai striker.
Kedunya pun sama-sama mengakui satu sama lain sebagai lawan paling tangguh yang pernah mereka hadapi.
Kedua legenda sepak bola tersebut pernah saling berhadapan di final Piala Dunia 1986 di Mexico dan 1990 di Italia.
Dikutip Kompas.com dari laman resmi Bundesliga, Diego Maradona menyebut bahwa Lothar Matthaus merupakan lawan terbaik dan terberat yang pernah dia hadapi.
Menyoroti hal tersebut, Matthaus juga menyebut bahwa pemain yang dikenal dengan Gol Tangan Tuhan itu menjadi lawan paling tangguh baginya.
"Maradona adalah rival paling tangguh bagi saya," ucap Matthaus saat ditemui Kompas.com di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Sabtu (16/11/2019).
"Kami memiliki hubungan pertemanan yang baik. Kami saling berhadapan di dua final Piala Dunia tahun 1986 di Mexico dan 1990 di Italia," lanjutnya.
Matthaus juga mengenang masa-masa ketika dia dan Maradona berkompetisi di Liga Italia.
Kala itu, Matthaus bermain untuk Inter Milan dan Maradona bermain untuk Napoli.
Matthaus juga menambahkan bahwa persaingan diantara dia dan Maradona selalu menjadi kompetisi dengan level yang tinggi.
"Persaingan dengan Maradona selalu menjadi sebuah level kompetisi yang tinggi," ucapnya.
Legenda timnas Jerman tersebut juga menyanjung kehebatan Maradona saat masih aktif sebagai pemain.
Dia menyebut bahwa Maradona merupakan pemain yang luar biasa dan pemain terbaik di zamannya.
"Dia merupakan pemain yang hebat dan saya memberikan selamat untuk karier sepak bolanya yang luar biasa," ucap Matthaus.
Sambil tertawa, Matthaus menyebut bahwa Maradona merupakan pemain terbaik setelahnya.
"Karena saat itu, dia merupakan pemain terbaik, setelah saya tentunya," ucapnya melanjutkan.
• Akhirnya Krisdayanti Buka-bukaan jika Suaminya Raul Lemos Menikah Lagi, Feni Rose Bikin Kaget
• VIRAL 7 Anak Medan yang Bersahabat, 11 Tahun Kemudian Semua Jadi Kapolres di Tempat Berbeda
• Gara-gara Istri Selingkuh, Winger Manchester City Riyadh Mahrez Mundur dari Timnas Aljazair
Sapa Penggemar di Indonesia
Sebelumnya, Lothar Matthaus menyapa penggemar Bundesliga di Indonesia selama tiga hari pada 14-16 November 2019.
Pemain peraih Piala Dunia 1990 bersama Jerman tersebut hadir di Indonesia sebagai duta Bundesliga.
Bundesliga sendiri mengusung kegiatan Bundesliga Experience yang bertujuan untuk membagikan kualitas yang dimiliki Bundesliga sehingga bisa menjadi liga paling menghibur di dunia.
Sebagai salah satu rangkaian Bundesliga Experience, Lothar Matthaus menyempatkan hadir ke Menara Kompas.
Menjadi salah satu pemain terbaik di dunia, Lothar Matthaus memiliki banyak penggemar.
Beberapa diantaranya datang dari karyawan Kompas yang terlihat senang dengan kehadiran sang legenda.
Salah satu fans bernama Kukuh memberikan buah tangan untuk pesepak bola idolanya.
Dia memberikan Matthaus blangkon, scarf, dan sebuah karikatur.

Kukuh, penggemar berat legenda tim nasional Jerman, Lothar Matthaus, memberikan kenang-kenangan berupa blangkon, scarf, dan lukisan saat bertemu Lothar Matthaus di Menara Kompas, Kamis (14/11/2019).(KOMPAS.com/FARAHDILLA PUSPA )
Kukuh mengatakan pemberian blangkon itu supaya Matthaus ingat dengan Indonesia. "Orang Eropa kan kebanyakan suka kultur negara lain ya," ucap Kukuh.
"Kenapa kasih blangkon? Karena itu trademark-nya Indonesia banget. Supaya dia ingat kalau dia dapat itu dari Indonesia," lanjutnya.
Kukuh mengakui menjadi penggemar Lothar Matthaus sejak pertengahan tahun 90-an. Selain blangkon dan scarf, Kukuh juga memberikan lukisan karikatur.
"Lukisan itu ada kata-katanya, ucapan terima kasih telah menjadi idola dan panutan kita semua," ujar Kukuh.
"Ya, simbolik aja. Berupa grafis dia waktu dia masih bermain dan memakai Jersey terakhhirnya di Bayern Muenchen," lanjutnya.
Penggemar berat Lothar Matthaus tersebut mengaku sangat excited ketika mengetahui sang legenda datang ke Jakarta.
"Surprise dan excited banget pasti. Karena ada perasaan harus ketemu. One moment in a lifetime," ujarnya.
• VIRAL Video Remaja Perempuan Disekap dan Ditusuk di Masjid, Pelaku Dikepung Warga dan Polisi
• HEBOH Teror Pelemparan Sperma Menyasar Para Wanita di Pinggir Jalan, Ini Kesaksian Korban
Bundesliga Experience mengadakan Festival Fan Bundesliga di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Sabtu (16/11/2019) pukul 11.00 - 19.00 WIB.
Penggemar Bundesliga bisa melihat secara langsung trofi "Meisterschale" yang diberikan kepada pemenang kompetisi Bundesliga, kasta teratas Liga Jerman.
Selain itu, penggemar juga bisa menikmati berbagai permainan dan aktivitas seperti turnamen futsal, kontes trivia, penampilan artis lokal, dan pengalaman virtual reality yang seru. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lothar Matthaus Pilih Maradona Jadi Rival Paling Tangguh" dan "Lothar Matthaus ke Indonesia, Penggemar Ini Pilih Blangkon Sebagai Hadiah Sambutan"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lothar-matthaus.jpg)