Gagal Menutup Laga Pamungkas dengan Kemenangan, Begini Ungkapan Pelatih Persiraja Aceh

Pertandingan berjalan bagus tidak masalah. Selamat buat PSMS semoga lolos ke delapan besar. Soal wasit saya tidak mau komentar karena pertandingan.

TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP
Pelatih Persiraja Hendri Susilo (kanan) hanya bisa ikhlas setelah kalah dari PSMS dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Langsa, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGSA - Tim Persiraja Banda Aceh gagal menutup laga terkahir mereka di putaran kedua dengan manis. Mereka harus menelan kekalahan atas PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Langsa, Langsa, Kamis (17/10/2019).

Atas kekalahan itu, Pelatih Persiraja, Hendri Susilo hanya bisa ikhlas saja. Ia menilai pertandingan sudah berjalan dengan bagus. Ia tak mau mengomentari soal kinerja wasit yang memberikan hadiah penalti kepada tim PSMS.

"Pertandingan berjalan bagus tidak masalah. Selamat buat PSMS semoga lolos ke delapan besar. Soal wasit saya tidak mau komentar karena pertandingan sudah selesai," ujarnya usai pertandingan.

Meski kalah, Hendri sudah lupakan hasil laga tersebut. Pasalnya, mereka kini mau fokus menatap ke babak delapan besar.

"Kami sempat memberikan perlawan dan dapat peluang juga. Tapi ya hasil ini pun tidak berpengaruh kepada kami. Karena sekarang kami mau fokus ke babak delapan besar saja," tambahnya.

Begitu juga dengan Pemain Persiraja, Tegar Pangestu yang mengaku tak masalah timnya kalah. Yang terpenting saat ini mereka tengah fokus menatap babak delapan besar.

"Pertandingan sudah selesai jadi tidak perlu kami pikirkan agi. Yang terpenting kami sekarang menatap babak delapan besar saja," pungkasnya.

Baca: PSMS Menang Tipis Kontra Persiraja Banda Aceh, Peluang Lolos 8 Besar Selangkah Lagi

Baca: Menang Kontra Persiraja Aceh, Begini Komentar Pelatih PSMS Jafri Sastra

Pelatih Persiraja Hendri Susilo (kanan) hanya bisa ikhlas setelah kalah dari PSMS dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Langsa, Kamis (17/10/2019).
Pelatih Persiraja Hendri Susilo (kanan) hanya bisa ikhlas setelah kalah dari PSMS dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Langsa, Kamis (17/10/2019). (TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP)

PSMS Berpeluang Lolos ke Babak Delapan Besar

Pelatih PSMS, Jafri Sastra mengaku sangat bersyukur atas tiga poin yang diraih timnya. Mengingat lawan yang mereka hadapi cukup sulit. Namun, ia apresiasi pemainnya yang mau berjuang demi lolos ke babak delapam besar.

"Ini laga yang tidak mudah sebenarnya bagi kami. Beruntung kami bisa menang dari sini. Lawan cukup berat tapi saya lihat sepertinya Persiraja menurunkan pemain pelapisnya hari ini. Itupun mereka sudah bermain bagus," ujarnya usai pertandingan.

Menurut Jafri, anak asuhnya sejatinya bisa meraih kemenangan dengan jumlah gol yang besar. Tetapi banyaknya peluang yang terbuang hanya bisa cetak satu gol saja.

"Babak pertama kami sudah main bagus banyak ciptakan peluang. Begitu juga di babak kedua ada beberapa peluang. Apalagi keluarnya Ilham sangat berpengaruh terhadap tim kami," ungkapnya.

Baca: Gol. . . Tri Handoko Bawa Unggul PSMS 1-0 Kontra Persiraja

Suasana laga PSMS vs Persiraja di Stadion Langsa dalam lanjutan Liga 2
Suasana laga PSMS vs Persiraja di Stadion Langsa dalam lanjutan Liga 2 (TRIBUN MEDAN/ILHAM FAZRIR HARAHAP)

Melihat posisi PSMS yang naik ke posisi keempat, Jafri juga sangat bersyukur. Artinya peluang mereka untuk lolos tinggal selangkah lagi.

"Tentu harus kami syukuri bisa naik ke posisi keempat. Ini harus kami pertahankan dan fokus melawan Babel nanti," bebernya.

Pemain PSMS, Tedi Berlian juga mengucapkan hal senada. Kemenangan itu membuat peluang mereka lolos sangat besar. Ia mengajak rekan-rekannya untuk fokus menatap laga berikutnya.

"Alhamdulillah untuk hari ini meraih kemenangan. Ke depan kami bisa pertahanan hasil ini dan bisa curi poin lagi. Bersyukur semua pemain bisa kerja keras juga sampai akhir pertandingan," pungkasnya.

(lam/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved